Categories: Berita

Dandim 0714/Salatiga Mengikuti Rangkaian Prosesi Acara Pembukaan Festival Candi Gedong Songo

Kabupaten Semarang sudah masuk level 1 (satu) dan juga pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai sekitar 84%, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang kembali menggelar Festival Gedongsongo di kompleks wisata Candi Gedongsong, Desa Candi, Bandungan.

 

Bupati Semarang Ngesti Nugraha  yang membuka acara, Selasa (23/11) siang, mengharapkan  dengan adanya Festival Gedongsongo tahun 2021 Pemerintah Daerah Kab. Semarang bisa menampilkan beberapa kesenian dan pameran UMKM yang ada di Kabupaten Semarang.

 

“Pada waktu yang lalu di Kab. Semarang waktu masuk masih masuk level 3 (tiga) kegiatan – kegiatan di tempat destinasi wisata pentas seni ini kita hentikan sementara, kita senantiasa berpesan untuk bersama sama untuk selalu mematuhi protokol kesehatan”pungkasnya.

 

Dengan adanya festival Gedongsongo 2021 juga ada UMKM yang telah dikenal, ada juga batik khas kab. Semarang, Cenderamata unggulan Kab. Semarang ,yang terus dikembangkan dan tentunya meningkatkan pendapatan secara langsung kepada para pelaku UMKM yang ada di Kab. Semarang yang sudah terkenal sampai tingkat Internasional.tambahnya.

 

“Kita terus melakukan pembenahan usul, saran, masukan dari semua pihak demi kemajuan Kab Semarang, Kegiatan festival Gedongsongo 2021 juga untuk mengangkat hasil-hasil pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga meningkatkan pendapatan asli daerah kita” pesan Mundjirin dihadapan tamu undangan yang hadir.

 

Kegiatan diawali dengan Pemukulan gong pembukaan festival  dan pelepasan burung merpati oleh Bupati Semarang diikuti Kepala Disparta Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih dan undangan lainnya.

 

Kepala Disparta Dewi Pramuningsih menjelaskan pelaksanaan Festival Gedongsongo diawali dengan prosesi membersihkan candi ke satu dengan air suci. Air diambil dari tiga mata air di Bandungan, Sumowono dan Jambu. “Kegiatan itu melambangkan niat yang suci untuk menjaga kebudayaan dan kesejahteraan Kabupaten Semarang,” katanya.

 

Festival juga dimaksudkan unutk melakukan promosi wisata yang aman dan sehat lewat penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata Candi Gedongsongo.

 

Tak hanya itu, festival juga dimeriahkan pameran kuliner, kerajinan batik lokal dan cinderamata,Penanaman 3 (Tiga) pohon Cendana dan 2 (Dua) pohon Kalpataru,dan Pentas tarian Nawasangga.

kodimsalatiga

Share
Published by
kodimsalatiga

Recent Posts

Gladi Bersih HUT Ke-77 RI Di Kabupaten Pati Digelar Di Alun-Alun Pati

PATI,MURIAPOS.COM Menjelang puncak peringatan HUT ke – 77 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2022 di…

1 jam ago

Sasar Obyek Wisata Petugas Gabungan Himbau Masyarakat Patuhi Prokes.

Jepara - Objek wisata menjadi salah satu sasaran oleh petugas gabungan TNI-Polri wilayah Kecamatan Jepara…

3 jam ago

Gelar Patroli Di Tempat Keramaian Guna Beri Imbuan Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Jepara - Di tengah situasi pandemi petugas gabungan TNI-Polri rutin gelar patroli malam hari dalam…

5 jam ago

Petugas Gabungan Minta Masyarakat Tetap Waspada Terhadap Prokes dan Kamtibmas

JEPARA - Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas gabungan dari TNI-Polri dan wilayah Kabupaten…

17 jam ago

Bhakti Sosial Khitanan Massal  Anak Batas Negeri

Sambas, muriapos.com  - Satgas Pamtas Yonif 645/Gty bersama Puskesmas Temajuk dan Rumah Zakat Kalbar (Aksi…

20 jam ago

Sasar Pasar Tradisional, Petugas meminta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

  Jepara - Dengan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Jepara sudah terkendali serta adanya pemerintah…

22 jam ago