Hama Wereng Menyerang, Petani Meradang

Pati – Swasembada pangan yang diprogramkan oleh pemerintah disambut antusias oleh petani, petugas pertanianpun gigih dalam mengajak petani untuk meningkatkan hasil taninya. Selain pengolahan lahan yang tepat waktu, penggunaan pestisida yang tidak berlebihan juga pemupukan yang berimbang  sangat mempengaruhi hasil panen.

 

Di wilayah Kecamatan Tayu Kabupaten Pati hasil panen rata-rata 6 s/d 6.5 ton/Ha, hasil panen ini sangat membantu ekonomi petani, juga memenuhi kebutuhan bahan pangan bagi warga Kabupaten Pati khususnya.

Hasil panen 6 s/d 6.5 ton/Ha bisa dicapai apabila kondisi tanaman padi bagus, bebas dari hama dan penyakit. Untuk itu para petani harus selalu jeli dalam merawat tanaman padinya.

 

Pada Masa Tanam I ini para petani merasa gundah karena hama wereng batang coklat (WBC) yang menyerang tanaman padinya hingga 7 s/d 12 ekor/rumpun, kalau tidak segera diambil tindakan maka bisa membuat gagal panen.

Wereng Batang Coklat (WBC) termasuk salah satu musuh petani yang sangat meresahkan. Tanaman padi menjadi layu dan kering karena pangkal batangnya disedot hama wereng. oleh karena itu petani Desa Keboromo Kecamatan Tayu yang tergabung dalam kelompok tani Sri Rejeki bersama  Babinsa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL)  melaksanakan Gerakan Pengendalian (GERDAL) hama wereng dengan menyemprot secara serentak.

Muhammad Riduwan Ketua Gabungan kelompok Tani Sri Rejeki Desa Keboromo Kecamatan Tayu mengatakan  “Gerakan Pengendalian (GERDAL) ini sangat sangat membantu petani, sebelum terlambat harus segera bertindak, kami petani sangat berterima kasih kepada Babinsa Koramil 03/Tayu juga PPL Tayu yang telah memberi motivasi kepada petani” imbuh Muhammad Riduwan. (03/sol)

Hama Wereng Menyerang, Petani Meradang | massohel3193@gmail.com | 4.5