Demak

Nakes Sekaligus Istri Prajurit Kodim Demak : Vaksin Booster, Harapan Kita Semua

 

 

DEMAK – Pemerintah saat ini terus melakukan upaya dalam pemulihan kondisi di tengah adanya pandemi Covid-19. Salah satunya adalah percepatan vaksinasi skala nasional.

 

Di Indonesia, vaksin booster saat ini baru diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap. Pasalnya, peningkatan kasus berat dan kritis di Indonesia mengakibatkan angka kematian meningkat, termasuk dokter dan tenaga kesehatan.

 

Vaksinasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat umum hingga saat ini masih dalam dua dosis penyuntikan. Untuk tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi ini diberikan booster vaksin atau dosis ketiga. Hal ini lantaran kelompok ini lebih berisiko terpapar Covid-19, sekaligus vital dalam mendukung layanan dalam kesehatan di masa pandemi.

 

Walaupun demikian, Saya, Tesinia Diah Cahyaningrum, S.Kep.,Ns., istri dari Koptu Afiid Nurul, salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas Karangawen 1 Kabupaten Demak, dan juga sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Dim 0716 Koorcab Rem 073/Makutarama PD IV/Diponegoro sangat berharap, vaksin dosis ketiga dapat segera diberikan kepada masyarakat umum, khususnya kepada anggota TNI beserta keluarganya.

 

Dengan pemberian booster vaksin atau penguat vaksin yang merupakan dosis vaksin tambahan dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit karena efek dari vaksin Covid-19 yang dapat menurun seiring waktu. Vaksin yang digunakan sebagai booster adalah vaksin Moderna MRNA-1273 yang penyuntikkannya dilakukan secara intramuskular dengan dosis 0,5 ml sebanyak satu dosis.

 

Pemberian vaksin booster akan membantu sistem kekebalan mengingat virus penyebab penyakit. Jika tubuh kembali terpapar virus tersebut, antibodi dapat mengenali dan membunuhnya sebelum menyebabkan kerusakan.

 

Vaksin booster dapat melatih tubuh untuk mengenali bakteri atau virus dan mempertahankan diri. Bergantung pada jenis vaksin dan produsennya, beberapa vaksin memerlukan booster berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun setelah suntikan pertamanya. Model booster dianggap sebagai model yang paling baik untuk meningkatkan imun para tenaga kesehatan. Vaksin booster pun dibutuhkan untuk memperkuat antibodi terhadap varian baru.

 

Mari kita dukung pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi, dengan sadar diri untuk vaksinasi. Semoga pemberian vaksin dosis ketiga dapat segera diberikan kepada masyarakat luas, sehingga pandemi ini dapat segera berakhir.

pendimdemak

Share
Published by
pendimdemak

Recent Posts

Ciptakan Susana Kerja Yang Nyaman, Personil Koramil 10/Selomerto Bersihkan Pangkalan

Muriapos.com, Wonosobo - Disela-sela rutinitas personel Koramil 10/Selomerto melaksanakan pembersihan lingkungan dan perbaikan garasi di…

9 jam ago

Dandim Pati Membuka Acara Sosialisasi Rekrutmen Prajurit TNI AD Dari Jalur Santri Dan Lintas Agama

PATI,MURIAPOS.COM Kodim 0718/Pati menggelar kegiatan sosialisasi rekrutmen prajurit dari jalur santri dan lintas agama untuk…

11 jam ago

Pendampingan Babinsa Pledokan Saat Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun…

11 jam ago

Apel Gabungan Sebelum Pelaksanaan Operasi Penerapan Prokes

Kabupaten Semarang - Babinsa Peduli Wilayah Koramil 10/Sumowono Kodim 0714/Salatiga melaksanakan Operasi Yustisi yang digelar…

12 jam ago

Bencana Banjir Di Kecamatan Donorojo Melanda Enam Rukun Tetangga

Jepara – Hujan yang terus menguyur di wilayah Kabupaten Jepara menyebabkan tejadinya bencana banjir yang…

12 jam ago

Anggota TNI Dan PNS Kodim 0714/Salatiga Bacakan UUD 1945,Sapta Marga Dan Panca Prasetya Korpri

Salatiga-Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada,S.I.P menjadi Inspektur Upacara 17 an yang dilaksanakan di…

13 jam ago