Wajib Cek, Pelajar Diminta Untuk Tidak Mudah Percaya Berita Di Medsos

MuriaPos.Com – Kudus, Ratusan pelajar di Kudus diminta untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang ada di media sosial. Hal itu karena berita di media sosial tidak sepenuhnya benar dan butuh cek dan ricek.

Pernyataan tersebut disampaikan AKP Sumbar Priyono, Kasubbag Humas Polres Kudus saat ditemui, Minggu (05/08/2018).

“Kita harus berbekal kepada etika cek dan ricek. Kita jangan cepat percaya dengan adanya berita di media sosial. Kita harus mencari sumber utama. Kalau sumber sekunder akan mengalami deklarasi informasi,” jelasnya

Ia mengatakan, berita yang dipercaya yakni berita yang memenuhi kaidah penulisan jurnalistik. Ia mencontohkan, saat menulis berita berkaitan dengan peristiwa harus memenuhi unsur 5W+1H.

“Kalau pendapat, perlu dicek and ricek perlu tanggapan antar pihak. Sehingga keseimbangan media terjaga. Oleh karenanya fungsi media sebagai kontrol sosial tidak dihiarukan begitu saja,”ungkapnya.

Selanjutnya, lanjutnya , berita itu hoax atau tidaknya juga bisa diketahui. Salah satunya memenuhi memenuhi unsur-unsur berita atau tidak, termasuk berita yang disajikan berimbang tidak.

“Yang jelas masyarakat harus bersikap aktif. Jangan mudah percaya dengan informasi berita di medsos. Harus cek dan ricek. Jangan berburu-buru membagikan informasi atau berita yang belum jelas,” pungkasnya. (mp/ dok Humas Polres Kudus)

Wajib Cek, Pelajar Diminta Untuk Tidak Mudah Percaya Berita Di Medsos | | 4.5