Jumat, Juni 19, 2026

Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Pati Gelar Pendidikan Antikorupsi untuk Siswa

726262273_2452483825262447_4470189978659897564_n.jpg
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Pati Gelar Pendidikan Antikorupsi untuk Siswa

Pemerintah Kabupaten Pati terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dengan menanamkan nilai-nilai integritas kepada generasi muda sejak usia sekolah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendidikan Antikorupsi pada Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang diselenggarakan Inspektorat Kabupaten Pati di halaman SMP Negeri 1 Juwana, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang diikuti siswa kelas VII dan VIII itu bertujuan membangun karakter jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas, sekaligus memberikan pemahaman mengenai dampak buruk korupsi terhadap kehidupan bermasyarakat maupun dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa masa SMP merupakan fase penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan sejak jenjang SMP akan menjadi fondasi bagi kehidupan siswa di masa depan.

“Kalau sejak SMP sudah terbiasa jujur dan berintegritas, maka nilai-nilai itu akan terbawa hingga SMA, perguruan tinggi, bahkan ketika memasuki dunia kerja,” ujar Chandra.

Ia menekankan bahwa korupsi tidak selalu identik dengan penyalahgunaan jabatan atau kewenangan di pemerintahan. Sikap tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah, juga merupakan bentuk perilaku yang harus dihindari.

Chandra mencontohkan penggunaan internet sebagai sumber belajar. Menurutnya, siswa diperbolehkan mencari referensi dari berbagai sumber, namun harus memahami materi yang dipelajari dan tidak sekadar menyalin informasi.

“Kalian boleh mencari referensi dari internet, tetapi jangan hanya copy-paste. Pahami isinya, pelajari, lalu jadikan sebagai bagian dari proses belajar,” pesannya kepada para siswa.

Lebih lanjut, ia menilai keberanian untuk mengakui kesalahan dan kemauan memperbaiki diri merupakan bagian penting dari integritas yang perlu dibangun sejak dini.

“Menjadi hebat tidak selalu ditentukan oleh siapa yang paling pintar. Yang lebih penting adalah kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” tambahnya.

Selain memberikan edukasi kepada siswa, Plt Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru SMP Negeri 1 Juwana yang selama ini berperan besar dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Chandra turut memberikan apresiasi kepada sejumlah siswa yang aktif berpartisipasi. Salah satunya adalah Asna, siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mengenai Hari Jadi Kabupaten Pati yang tahun ini memasuki usia ke-703.

Usai kegiatan, Chandra menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus mendorong pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Pendidikan antikorupsi harus diajarkan sejak dini. Generasi muda Kabupaten Pati harus memahami apa itu korupsi dan dampak buruknya, sehingga nilai-nilai antikorupsi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat belajar, bekerja, maupun bermasyarakat,” pungkasnya.

@patinews
#pati #dpr #fyp #virals #jangkauan

SHARE THIS

Author:

0 komentar: