Previous
Next

Rabu, April 01, 2026

Melalui Pendampingan Babinsa, Pembangunan KDKMP di Tambahagung Terus Digenjot

Melalui Pendampingan Babinsa, Pembangunan KDKMP di Tambahagung Terus Digenjot




PATI – Peran aktif Babinsa kembali terlihat dalam mendukung program pembangunan di wilayah. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Tambahagung Koramil 20/Tambakromo Kodim 0718/Pati, Sertu Jais, yang turun langsung memantau sekaligus mendampingi proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (30/3/2026).

Di tengah aktivitas pembangunan, Sertu Jais tidak hanya melakukan pengawasan, namun juga sesekali membantu pekerjaan di lapangan bersama para tukang dan warga. Kehadirannya menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.

Menurutnya, pembangunan KDKMP saat ini telah memasuki tahap pengerjaan struktur, sehingga diperlukan pengawasan yang maksimal agar hasilnya sesuai dengan perencanaan dan memiliki kualitas yang baik.

"Pendampingan ini sebagai bentuk tanggung jawab kami di wilayah binaan. Harapannya pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran, dan nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong percepatan program pemerintah, khususnya dalam penguatan ekonomi desa.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis desa. Melalui koperasi ini, diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga penampungan hasil produksi lokal.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan KDKMP di Desa Tambahagung diharapkan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Mlayu Mangkat Kerjo" Ke Sekolah, Guru SD di Winong Pati ini Dukung Penghematan Energi Nasional

"Mlayu Mangkat Kerjo" Ke Sekolah, Guru SD di Winong Pati ini Dukung Penghematan Energi Nasional




"Mlayu Mangkat Kerjo" Ke Sekolah, Guru SD di Winong Pati ini Dukung Penghematan Energi Nasional


PATI – Di tengah upaya penghematan energi bahan bakar minyak (BBM), seorang guru Sekolah Dasar di Kabupaten Pati menunjukkan aksi inspiratif dengan berangkat kerja menggunakan cara yang tidak biasa, yakni berlari.

Guru tersebut adalah Heren Fabanyo, pengajar di SD Negeri Winong. Pada Rabu (1/4/2026), ia berangkat ke sekolah dengan metode yang ia sebut sebagai "Mlayu Mangkat Kerjo" atau berlari menuju tempat kerja sambil tetap mengenakan seragam.

Heren menjelaskan bahwa kebiasaan ini tidak hanya menjadi alternatif untuk menghemat penggunaan BBM, tetapi juga sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh. Menurutnya, aktivitas fisik seperti berlari dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus mendukung gaya hidup aktif.

Tidak hanya saat berangkat, Heren juga melakukan hal yang sama saat pulang sekolah. Meski harus menghadapi cuaca panas di siang hari, ia tetap konsisten berlari sebagai bagian dari rutinitas hariannya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam mendorong penghematan energi nasional. Selain itu, langkah ini juga dinilai dapat membantu mengurangi emisi karbon, khususnya di lingkungan kerja.

"Run to Work ini menjadi salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mendukung penghematan BBM sekaligus menjaga kesehatan," ujarnya.

Aksi yang dilakukan Heren ini pun menjadi contoh nyata bahwa upaya penghematan energi dapat dimulai dari langkah kecil, bahkan dari kebiasaan sehari-hari.

Selasa, Maret 31, 2026

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM pada 1 April

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM pada 1 April


Pemerintah memastikan belum ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. 

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mesnesneg) Prasetyo Hadi merespons ramainya informasi keliru bahwa harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis.

"Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," ujar Mensesneg dalam pernyataannya, Selasa (31/03/2026). 

Mensesneg menambahkan, keputusan tersebut diambil setelah adanya koordinasi antara pemerintah dengan Pertamina serta adanya petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan.

"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mensesneg juga memastikan ketersediaan BBM serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," tegas Mensesneg.

Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bidik Percepatan Inovasi Layanan

Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bidik Percepatan Inovasi Layanan




Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bidik Percepatan Inovasi Layanan 


PATI, 31 Maret 2026 — Momentum perayaan ulang tahun ke-34 Perumda Air Minum Tirta Bening Pati yang digelar hari ini di lingkungan kantor setempat, dimanfaatkan untuk mendorong percepatan inovasi layanan, sebagai respons atas tuntutan peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat sekaligus penguatan daya saing perusahaan daerah.

Kegiatan peringatan berlangsung sederhana namun sarat makna.

Jajaran manajemen dan pegawai memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan refleksi atas perjalanan lebih dari tiga dekade dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.

"Selama ini kita sudah berjalan panjang, tetapi tantangan ke depan semakin berat. Kita harus siap berubah dan meningkatkan kualitas pelayanan," ujar salah satu perwakilan manajemen dalam kesempatan tersebut.

Selama lebih dari 30 tahun, Tirta Bening dinilai telah menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Pati. Namun, dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi menuntut adanya terobosan baru yang lebih adaptif.

"Kita tidak bisa hanya bertahan pada pola lama. Harus ada langkah konkret, baik dari sisi pelayanan, manajemen, maupun pengembangan usaha," tegasnya.

Potensi pengelolaan sumber daya air yang dimiliki Tirta Bening juga dinilai masih dapat dikembangkan lebih luas.

Salah satunya melalui inovasi produk turunan seperti air minum dalam kemasan yang berpotensi membuka sumber pendapatan baru.

"Ini peluang besar. Kalau dikelola dengan serius, bukan hanya pelayanan yang meningkat, tapi juga kinerja perusahaan bisa ikut terdongkrak," ungkapnya.

Dukungan lintas sektor, termasuk dari perangkat daerah, disebut menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Sinergi dinilai mampu mempercepat realisasi berbagai inovasi yang direncanakan.
"Kolaborasi harus diperkuat. Tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak harus terlibat agar hasilnya maksimal," imbuhnya.

Di akhir acara, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci utama kemajuan perusahaan daerah di tengah persaingan saat ini.

"Ini tantangan panjenengan semua. Di era sekarang kita harus terus berinovasi. Segera ATM (Amati Tiru Modifikasi). Harapan saya di ulang tahun ke-35 nanti, Tirta Bening sudah menjadi juara manajemen nasional tingkat satu," ujarnya.
Babinsa Tambahsari Turut Serta Dalam Pembangunan KDKMP untuk Kesejahteraan Masyarakat

Babinsa Tambahsari Turut Serta Dalam Pembangunan KDKMP untuk Kesejahteraan Masyarakat




PATI – Babinsa Desa Tambahsari Koramil 20/Tambakromo Kodim 0718/Pati, Serka Arifin, melaksanakan pendampingan dan pengawasan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaannya, Selasa (31/3/2026).

Dalam keterangannya, Serka Arifin menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP saat ini terus berjalan dan telah memasuki tahap pengerjaan fisik, khususnya pada bagian struktur bangunan. Pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta penggunaan material memenuhi standar yang telah ditetapkan.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan di lapangan agar pembangunan berjalan tertib dan hasilnya benar-benar berkualitas, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," ujarnya.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan tidak hanya sebagai pengawas, namun juga sebagai bentuk dukungan nyata TNI AD dalam membantu percepatan program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Melalui program ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memotong rantai distribusi yang tidak efisien, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga berfungsi sebagai penampung hasil produksi masyarakat, baik dari sektor pertanian, kuliner, maupun kerajinan, serta menjadi sarana penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan KDKMP di Desa Tambahsari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.