Previous
Next

Senin, April 27, 2026

Sekolah Roboh di Mencon Pucakwangi, Pemkab Pati Percepat Pembangunan Kembali

Sekolah Roboh di Mencon Pucakwangi, Pemkab Pati Percepat Pembangunan Kembali


Uploaded Image

Sekolah Roboh di Mencon Pucakwangi, Pemkab Pati Percepat Pembangunan Kembali 

PATI, 25 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Pati memastikan SD Negeri Mencon 01 di Kecamatan Pucakwangi yang roboh akan segera dibangun kembali. Kepastian itu disampaikan Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai meninjau langsung lokasi bersama Dinas Pendidikan, Sabtu (25/4), guna mempercepat penanganan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah percepatan. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan.

“Alhamdulillah minggu sebelumnya kami sudah ke Jakarta, dan tanggal 5 nanti sudah ada verifikasi. Minggu setelah itu sudah bisa dilaksanakan pembangunan,” ujar Chandra.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap difasilitasi agar tidak terhenti. Pemerintah desa setempat turut mendukung dengan menyediakan tempat sementara bagi para siswa.

“Selama pembangunan, anak-anak difasilitasi oleh Pak Petinggi Mencon. Untuk kelas 1 sampai kelas 5, bulan Mei nanti sudah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di pendopo beliau,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dari pihak sekolah serta seluruh pemangku kepentingan. Hal ini penting agar proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang layak.

“Mohon dukungannya dari kepala sekolah dan semua pihak, agar pelaksanaan pembangunan bisa berjalan dengan baik, diawasi, dan menghasilkan bangunan yang bagus,” tuturnya.

Usai meninjau SD Negeri Mencon 01, Plt. Bupati Pati melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 2 Pucakwangi.

Sekolah tersebut direncanakan akan direvitalisasi karena kondisi bangunan yang mulai mengalami kerusakan.
Pati Bersholawat Warnai Milad ke-10 Al Azhar, Plt Bupati Tekankan Peran Pendidikan

Pati Bersholawat Warnai Milad ke-10 Al Azhar, Plt Bupati Tekankan Peran Pendidikan


Uploaded Image

Pati Bersholawat Warnai Milad ke-10 Al Azhar, Plt Bupati Tekankan Peran Pendidikan


PATI, 26 April 2026 — Lantunan sholawat menggema penuh khidmat dalam peringatan Milad ke-10 Sekolah Islam Al Azhar Pati melalui kegiatan Pati Bersholawat yang digelar di halaman Al Azhar, Minggu malam (26/4). Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir dalam momen penuh kebersamaan tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh Habib Zaidan, Habib Ja’far, kepala sekolah, dewan guru, tenaga pendidik Sekolah Islam Al Azhar Kabupaten Pati, serta perwakilan dari Muhammadiyah, NU, dan MUI. 

Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan hari jadi, tetapi juga ruang spiritual untuk mempererat nilai kebersamaan dan keimanan.

Pemerintah Kabupaten Pati sendiri terus menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan sebagai fondasi masa depan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkualitas.

“Pendidikan ini adalah pilar utama pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan kepada para pendidik untuk terus membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter.

“Dengan generasi yang baik, maka pembangunan Pati akan selalu berkelanjutan dan menjadi kabupaten yang maju,” ungkapnya.

Melalui kegiatan bersholawat ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai keimanan, serta menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Pati.

“Semoga sholawat ini menjadi berkah untuk Kabupaten Pati,” pungkasnya.

Minggu, April 26, 2026

Alun-Alun Kembang Joyo Pati Kembali Menggeliat

Alun-Alun Kembang Joyo Pati Kembali Menggeliat


Uploaded Image

Alun-Alun Kembang Joyo Pati Kembali Menggeliat Lur


PATI, 26 April 2026 — Aktivitas Car Free Day (CFD) yang digelar di Alun-Alun Kembang Joyo, Minggu (26/4), kembali menghidupkan ruang publik dan menggairahkan pelaku UMKM. 

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, hadir meninjau langsung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya Pemkab mendorong pemulihan ekonomi lokal dan optimalisasi fungsi ruang terbuka.

Kegiatan CFD yang rutin berlangsung setiap Minggu genap itu dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, serta berkumpul bersama keluarga. Di sisi lain, Pasar Minggu pagi yang menyertainya menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku UMKM lokal.

“Nanti bulan Mei juga kita adakan penataan di Alun-Alun Kembang Joyo, dan untuk penerangan juga akan kita lakukan pengadaan di sini,” ujar Risma saat meninjau lokasi.

Pemkab Pati menilai penataan kawasan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik kawasan sebagai pusat aktivitas masyarakat.

“Supaya Alun-Alun Kembang Joyo ini bisa ramai lagi, bisa meriah lagi, bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, sehingga UMKM di Alun-Alun Kembang Joyo ini bisa ramai kembali,” tambahnya.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ruang publik yang lebih tertata, aman, dan produktif, sehingga memberikan dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Kejari Pati Terima Pengembalian Uang Korupsi Desa Tlogosari Rp500 Juta

Kejari Pati Terima Pengembalian Uang Korupsi Desa Tlogosari Rp500 Juta

45 Template Patinews.jpg

Kejari Pati Terima Pengembalian Uang Korupsi Desa Tlogosari Rp500 Juta

PATI — Kejaksaan Negeri Pati menerima penyerahan uang hasil tindak pidana korupsi yang berasal dari Desa Tlogosari sebesar Rp500 juta, Kamis (23/4/2026).

Penyerahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus pemulihan kerugian keuangan negara melalui mekanisme asset recovery dalam penanganan perkara korupsi.

Pihak Kejari Pati menyampaikan bahwa langkah ini menjadi wujud komitmen institusi dalam mengoptimalkan pengembalian kerugian negara, sehingga dana tersebut dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, proses pengembalian aset juga dinilai penting dalam memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Kejari Pati dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penanganan perkara, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara.

Dengan adanya pengembalian dana tersebut, diharapkan penanganan kasus korupsi tidak hanya berfokus pada aspek penindakan, tetapi juga pemulihan kerugian negara secara maksimal demi kepentingan masyarakat luas.
Halal Bihalal MUI, Perkuat Sinergi untuk Pati Lebih Baik

Halal Bihalal MUI, Perkuat Sinergi untuk Pati Lebih Baik

744b9190-b960-4d47-b410-4d465aabc592.jpg

Halal Bihalal MUI, Perkuat Sinergi untuk Pati Lebih Baik

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Dialog Kamtibmas yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati di Ruang Penjawi, Jumat (24/4).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolresta Pati, perwakilan Kodim 0718/Pati, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri, perwakilan Pj. Sekda, Ketua MUI Kabupaten Pati, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati.

Momentum ini menjadi ruang penting dalam memperkuat sinergi antar unsur pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Pati menyampaikan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Pati selama ini relatif terjaga, namun tetap diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan stabilitas ke depan.

“Alhamdulillah Pati kemarin dengan kondisi apapun keamanannya tetap terjaga, namun kita perlu menjaga agar stabilitas Pati ini bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung rencana pembangunan infrastruktur yang akan mulai dijalankan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah, dengan harapan program yang telah direncanakan dapat mulai direalisasikan pada bulan Mei mendatang.

“Kami tahun ini menganggarkan sekitar 235 miliar untuk infrastruktur, meliputi jalan, jembatan, irigasi, dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan kolaborasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna memastikan proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan sesuai aturan serta perundang-undangan yang berlaku.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peran tokoh agama dan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.

Ia juga berharap sinergi antara ulama dan umaro, termasuk MUI, Muhammadiyah, NU, dan semua tokoh masyarakat kabupaten Pati dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas Kabupaten Pati.

“Peran ulama dan umaro ini harus terus kita sandingkan guna untuk pemberdayaan pembangunan di Kabupaten Pati,” pungkasnya.

#fyp #virals #jangkauanluas #pati #jateng