Previous
Next

Selasa, Februari 03, 2026

Your website probably isn't compliant

Your website probably isn't compliant

(here's the easy fix) ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌
WP Mail SMTP

Hi there,
 

You solved your email deliverability with WP Mail SMTP. But you've still got a cookie consent problem.

 

Your emails land in inboxes instead of spam folders. SPF, DKIM, and authentication are properly configured.

 

You did all of that because you understand something important: trust and technical compliance go hand-in-hand.

 

Your email compliance is spotless. Your website compliance? Potentially a mess.

 

So how do you fix website compliance? Most site owners install a cookie banner. But most banners display a popup without blocking scripts - meaning you're asking for consent while still violating privacy laws.

 

And unlike email, where the worst case is landing in spam, privacy violations can mean fines up to €20 million or 4% of annual revenue.

 

That's where WPConsent comes in…

 

It's built by the same team behind WP Mail SMTP, and it works seamlessly with your existing setup. WP Mail SMTP ensures your emails reach customers. WPConsent ensures your tracking is compliant.

 

We launched it 8 months ago, and already over 100,000 websites are using it.

 

Here's what it does:

 
  • Automatically blocks tracking scripts until your visitor actually consents

  • Built-in cookie scanner that shows you exactly what's running on your site

  • Google Consent Mode v2 support, which Google now requires for ads and Google Analytics in Europe

  • IAB TCF verified, which matters if you run any advertising

  • Geolocation rules so you show the right consent experience based on visitor location

  • Proof of consent logs in case you're ever audited

  • Self-hosted inside WordPress, so your data stays yours

 

Setup takes about 5 minutes. No pageview limits. Just simple, affordable pricing that works for every size business.

 

Because you're part of the WP Mail SMTP family, we want to offer you an exclusive 60% off WPConsent for the next 5 days.

 

Just use code WPMAILSMTP60 at checkout: Get WPConsent at 60% Off

 

Too many business owners think privacy laws don't apply to them. But enforcement is increasing worldwide, and the regulations keep expanding.

 

GDPR in Europe. CCPA in California. LGPD in Brazil. PIPEDA in Canada. APP in Australia. POPIA in South Africa. And 20 other US states now have comprehensive privacy laws on the books, with more laws coming every year.

 

If your website has visitors from any of these regions, you're expected to comply.

 

Every day without proper cookie compliance is unnecessary risk.

 

WPConsent handles everything in 5 minutes. No complicated setup. No tech headaches. Just complete peace of mind.

 

Get WPConsent at 60% Off Today - Limited Time Deal only :)

 

Cheers,

 

Rachel
Product Educator, WP Mail SMTP


P.S. You wouldn't send emails without proper authentication. Don't run tracking scripts without proper consent. WPConsent ensures every visitor gets a legitimate choice before any tracking begins. Get 60% off WPConsent today. Limited time only.

 

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team

Have a Question? Send Us a Message


© 2026 WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, Ste 208, West Palm Beach, FL 33401

You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.


Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

Jalan Rusak Akibat Banjir, Polisi Pasang Banner Imbauan di Titik Blackspot Pati-Juwana

Jalan Rusak Akibat Banjir, Polisi Pasang Banner Imbauan di Titik Blackspot Pati-Juwana


Jalan Rusak Akibat Banjir, Polisi Pasang Banner Imbauan di Titik Blackspot Pati-Juwana

Satuan Lalu Lintas Polresta Pati bersama sejumlah pemangku kepentingan turun langsung ke ruas Pantura Pati–Juwana, Selasa (3/2/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, untuk menindaklanjuti kondisi daerah rawan kecelakaan atau blackspot yang memburuk setelah bencana banjir melanda wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kepolisian menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur nasional yang menjadi nadi utama pergerakan logistik dan masyarakat.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok menegaskan, penanganan lapangan dilakukan setelah pihaknya memetakan sejumlah titik yang terdampak banjir dan berpotensi memicu kecelakaan. "Kami tidak menunggu sampai terjadi korban. Begitu air surut, kami langsung bergerak ke titik-titik rawan di Pantura Pati–Juwana untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga," kata Kompol Riki Fahmi.

Menurutnya, genangan yang sempat terjadi akibat luapan sungai di tepi jalan Pantura bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga meninggalkan residu berupa sampah, lumpur, serta kerusakan badan jalan. "Sisa banjir ini menyisakan lubang dan permukaan jalan yang tidak rata. Ini sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara sepeda motor," ujar Kompol Riki Fahmi.

Kompol Riki Fahmi menjelaskan, Satlantas Polresta Pati menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, khususnya bidang sumber daya air, untuk membersihkan saluran dan jembatan yang tersumbat. "Kalau aliran air tidak lancar, genangan bisa kembali terjadi. Karena itu kami dorong penanganan hulu agar masalah di hilir, yakni jalan, tidak terulang," tuturnya.

Selain itu, bersama Dinas Perhubungan dan PT Jasa Raharja Cabang Pati, kepolisian memasang spanduk atau MMT peringatan daerah rawan kecelakaan serta memberi tanda cat putih di lubang dan kerusakan jalan. "Ini penting agar pengendara bisa mengantisipasi sejak jauh hari dan mengurangi kecepatan saat melintas," tegas Kompol Riki Fahmi.

Kompol Riki Fahmi juga menyebutkan, petugas di lapangan membagikan brosur dan leaflet keselamatan kepada para pengguna jalan yang melintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026. "Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu ada bahaya, tetapi juga paham bagaimana berkendara yang aman dan beretika," katanya.

Ia menambahkan, pendekatan persuasif dan edukatif akan terus dikedepankan agar budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut ditilang. "Keselamatan itu tanggung jawab bersama. Polisi hadir untuk mengingatkan dan melindungi," ujar Kompol Riki Fahmi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Satlantas Polresta Pati berharap arus lalu lintas di Pantura Pati–Juwana kembali normal dan risiko kecelakaan bisa ditekan. "Kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sampai kondisi benar-benar aman dan nyaman bagi masyarakat," pungkas Kompol Riki Fahmi.

 #pati #virals #fyp #story #jangkauansemuaorang
Dorong Revitalisasi Pasar, Plt Bupati Pati Kunjungi Kemendag

Dorong Revitalisasi Pasar, Plt Bupati Pati Kunjungi Kemendag



Dorong Revitalisasi Pasar, Plt Bupati Pati Kunjungi Kemendag

JAKARTA, 3 Februari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, berkunjung ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Dalam kunjungan tersebut Plt. Bupati Pati diterima langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti dan menguatkan pengajuan bantuan program revitalisasi pasar di sejumlah wilayah Kabupaten Pati sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana perdagangan rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Bupati Pati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pembenahan pasar tradisional. Revitalisasi pasar dinilai penting guna menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Secara keseluruhan, total rekap anggaran revitalisasi pasar dari Kementerian Perdagangan yang diajukan Kabupaten Pati mencapai Rp 49 miliar.

Anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas sejumlah pasar, sekaligus mendorong daya saing pasar rakyat di tengah perkembangan sektor perdagangan modern.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap proses pengajuan revitalisasi pasar dapat berjalan lancar dan memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Dengan revitalisasi pasar yang terencana, pasar tradisional di Kabupaten Pati diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan.

"Kami berharap pengajuan revitalisasi pasar ini dapat memperoleh dukungan dari Kementerian Perdagangan sehingga pasar-pasar di Kabupaten Pati semakin representatif, nyaman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Chandra.

 #pati #virals #fyp #story #jangkauansemuaorang
KPK Panggil Kepala BPKAD Pati sebagai Saksi Kasus Pemerasan Bupati Nonaktif Sudewo

KPK Panggil Kepala BPKAD Pati sebagai Saksi Kasus Pemerasan Bupati Nonaktif Sudewo

KPK Panggil Kepala BPKAD Pati sebagai Saksi Kasus Pemerasan Bupati Nonaktif Sudewo

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati, Febes Mulyono dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo.

Pemeriksaan terhadap Febes Mulyono dilakukan di Polda Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

"Pemeriksaan bertempat di Polda Jawa Tengah atas nama FM selaku Kepala BPKAD Kabupaten Pati," ujar Budi.

Selain Febes Mulyono, KPK juga memanggil Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pati berinisial ASH. Tak hanya itu, dua aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati berinisial GH dan SR turut diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang sama.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Pati pada 19 Januari 2026. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan Bupati Pati Sudewo beserta sejumlah pihak lainnya.

Sehari setelah OTT, tepatnya pada 20 Januari 2026, KPK membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pada hari yang sama, KPK mengumumkan penetapan empat orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Keempat tersangka tersebut yakni Sudewo (SDW) selaku Bupati Pati; Abdul Suyono (YON) selaku Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono (JION) selaku Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken; serta Karjan (JAN) selaku Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.

Selain perkara pemerasan perangkat desa, KPK juga mengumumkan bahwa Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

KPK menegaskan pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti dan mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara yang sedang disidik.

#kpk #pati #virals #fyp #story #jangkauansemuaorang

Senin, Februari 02, 2026

Ops Keselamatan Candi 2026 Digelar Dua Pekan, Polresta Pati Tegaskan Komitmen Lalu Lintas Aman dan Humanis

Ops Keselamatan Candi 2026 Digelar Dua Pekan, Polresta Pati Tegaskan Komitmen Lalu Lintas Aman dan Humanis




Ops Keselamatan Candi 2026 Digelar Dua Pekan, Polresta Pati Tegaskan Komitmen Lalu Lintas Aman dan Humanis

PATI – PATINEWSCOM 


Polresta Pati menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di halaman Mapolresta Pati, Senin (2/2/2026) pagi. Apel yang berlangsung pukul 07.30 hingga 08.00 WIB tersebut dipimpin Plt Wakapolresta Pati, Kompol Anwar, mewakili Kapolresta Pati.

Apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Candi 2026, sekaligus sarana pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung operasi di lapangan.

Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang dibacakan Kompol Anwar, disampaikan bahwa dinamika permasalahan lalu lintas terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, serta pesatnya kemajuan transportasi berbasis digital.

"Situasi ini menuntut Polri, khususnya fungsi lalu lintas, untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan yang presisi, prediktif, responsibel, dan berkeadilan," ujar Kompol Anwar.

Ia menegaskan, apel gelar pasukan memiliki peran strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektoral agar pelaksanaan operasi berjalan efektif dan optimal.

"Apel ini bertujuan memastikan seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap, sehingga Operasi Keselamatan Candi 2026 dapat berjalan sesuai sasaran," lanjutnya.

Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai upaya cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Fokus utama operasi adalah pencegahan kecelakaan melalui edukasi, pengawasan, serta penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan humanis," kata Kompol Anwar.

Dalam amanat tersebut juga dipaparkan capaian positif kinerja lalu lintas di Jawa Tengah. Sepanjang tahun 2025 tercatat 522.589 pelanggaran, turun 25 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 692.374 pelanggaran.

"Penindakan tilang juga mengalami penurunan signifikan, yakni 32 persen, dari 256.247 lembar pada 2024 menjadi 174.993 lembar pada 2025," ungkapnya.

Sementara itu, jumlah teguran terhadap pelanggar lalu lintas turut menurun 20 persen, dari 436.127 teguran pada 2024 menjadi 347.596 teguran di tahun 2025, atau berkurang sebanyak 88.531 teguran.

"Capaian ini menunjukkan tren yang positif. Namun, peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas tetap harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan," tegas Kompol Anwar.

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, penindakan akan dilakukan melalui penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile, disertai pemberian teguran terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

"Penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan humanis, dengan fokus pada pelanggaran yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan," jelasnya.

Menutup amanat, Kompol Anwar berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, menghindari tindakan kontraproduktif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Jadikan Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai momentum membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri," pungkasnya.

(Humas Polresta Pati)