Senin, Juli 06, 2026
Melalui Nobar Kebangsaan, Kodim 0718/Pati Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Jumat, Juli 03, 2026
dr. Ahmad Husin Jabat Plt Direktur RSUD RAA Soewondo Pati
Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan pelayanan di RSUD RAA Soewondo segera mengalami peningkatan melalui percepatan penyelesaian sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Mulai dari layanan cathlab, ruang hemodialisa, area parkir, hingga kenyamanan ruang tunggu masuk dalam daftar prioritas pembenahan.
Komitmen tersebut disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat memberikan pengarahan kepada jajaran rumah sakit di Aula Seruni RSUD RAA Soewondo, Jumat (3/7/2026).
Menurut Chandra, evaluasi tidak akan berhenti pada satu pertemuan. Pemerintah daerah akan menggelar diskusi secara berkala bersama manajemen rumah sakit untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus mempercepat langkah penyelesaiannya.
"Yang masih kurang akan kita cari solusinya bersama. Target kami, persoalan-persoalan yang ada bisa segera ditangani sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Chandra juga menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Plt Direktur RSUD RAA Soewondo, dr. Ahmad Husin, Sp.PD., M.Kes. Menurutnya, sosok direktur yang lebih muda diharapkan mampu menghadirkan semangat baru, inovasi, serta penguatan manajemen rumah sakit.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka di seluruh lini pelayanan.
"Kuncinya sinkronisasi, komunikasi, dan kolaborasi. Saya minta ada pertemuan rutin dengan dokter senior maupun seluruh perawat untuk memetakan persoalan dan mencari solusi bersama," ujarnya.
Selain pelayanan medis, pembenahan fasilitas fisik juga menjadi perhatian. Rencana renovasi ruang tunggu masih menunggu hasil kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Pati bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar penentuan kelanjutan proyek agar tetap sesuai ketentuan pelestarian bangunan.
Terkait Dewan Pengawas RSUD, Chandra memastikan belum ada perubahan susunan. Dewan Pengawas tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan akan dievaluasi apabila dibutuhkan penyesuaian di kemudian hari.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD RAA Soewondo, dr. Ahmad Husin, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti arahan pemerintah daerah. Ia menyebut peningkatan koordinasi dengan seluruh tenaga kesehatan menjadi langkah awal dalam memperbaiki kualitas pelayanan.
Menurutnya, dua fasilitas yang akan lebih dulu menjadi fokus pembenahan adalah ruang tunggu dan area parkir, karena keduanya dinilai paling banyak dikeluhkan masyarakat.
"Kami akan memprioritaskan pembenahan ruang tunggu dan area parkir sebagai kebutuhan yang paling mendesak," katanya.
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauan

Just $39 this week: would you even know if your emails stopped? 🎆
|
|
Kamis, Juli 02, 2026
Kenapa Kitchen Set Sering Jadi Area Favorit Rayap di Rumah?
Kitchen set sering menjadi salah satu area rumah yang paling rentan terkena rayap. Banyak pemilik rumah baru sadar ada masalah setelah bagian bawah kabinet mulai rapuh, pintu lemari sulit ditutup, muncul serbuk halus, atau kayu terasa kopong saat diketuk.
Padahal, dari luar kitchen set bisa terlihat bersih dan rapi. Masalahnya, bagian belakang, bawah, dan dalam kabinet sering jarang terlihat. Jika area tersebut lembap dan menggunakan material berbahan kayu olahan, risiko rayap bisa meningkat tanpa disadari.
Kenapa Kitchen Set Bisa Rawan Rayap?
Kitchen set biasanya berada di area dapur yang dekat dengan air, wastafel, pipa, dan saluran pembuangan. Jika ada rembesan kecil atau kebocoran yang tidak segera diperbaiki, bagian bawah kabinet bisa menjadi lembap.
Kondisi lembap ini sangat disukai rayap. Ditambah lagi, kitchen set umumnya menggunakan material seperti plywood, MDF, multipleks, atau particle board yang masih mengandung unsur kayu.
Bagian Bawah Kabinet Sering Terlambat Dicek
Bagian bawah kitchen set sering menjadi titik awal kerusakan karena posisinya dekat lantai dan jarang terlihat. Area ini juga sering tertutup plint, sehingga tanda awal rayap bisa tersembunyi cukup lama.
Jika rayap sudah masuk dari celah lantai, dinding, atau area pipa, mereka bisa menyerang bagian bawah kabinet terlebih dahulu. Dari luar, kitchen set mungkin masih terlihat bagus, padahal bagian dalamnya mulai rapuh.
Area Wastafel Lebih Berisiko
Kabinet bawah wastafel termasuk area yang perlu lebih sering diperiksa. Bagian ini sering terkena percikan air, pipa bocor, atau kelembapan dari saluran pembuangan.
Jika bagian dalam kabinet terasa lembap, berbau apek, atau mulai muncul noda air, risiko rayap bisa meningkat. Apalagi jika di dalamnya juga disimpan kardus, plastik kemasan, atau barang yang jarang dipindahkan.
Tanda Rayap pada Kitchen Set
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah muncul serbuk halus di bawah kabinet, pintu lemari mulai seret, bagian bawah kitchen set terasa rapuh, atau kayu terdengar kopong saat diketuk.
Tanda lain yang cukup jelas adalah muncul jalur tanah kecil di sudut dinding, dekat lantai, atau di belakang kabinet. Jika tanda ini muncul, sebaiknya jangan hanya dibersihkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
Jangan Tunggu Sampai Kitchen Set Amblas
Kerusakan pada kitchen set bisa cukup merugikan karena biaya pembuatan dan perbaikannya tidak murah. Jika rayap sudah menyebar ke banyak bagian, pemilik rumah mungkin perlu membongkar sebagian kabinet untuk mengetahui sumber masalahnya.
Karena itu, tanda kecil seperti serbuk halus, bau lembap, atau bagian bawah kabinet yang mulai lunak sebaiknya tidak diabaikan. Semakin cepat dicek, semakin besar peluang mencegah kerusakan menyebar.
Cara Mengurangi Risiko Rayap pada Kitchen Set
Langkah pertama adalah memastikan area dapur tetap kering. Periksa pipa wastafel, saluran pembuangan, dan area bawah kabinet secara berkala. Jika ada rembesan, segera perbaiki.
Kedua, hindari menyimpan kardus atau kertas di dalam kabinet bawah wastafel. Material seperti ini bisa menyerap lembap dan menjadi sumber makanan tambahan bagi rayap.
Ketiga, bersihkan area bawah kitchen set dan perhatikan apakah ada serbuk halus atau jalur tanah. Jika kitchen set memiliki plint tertutup, pengecekan berkala tetap penting agar tanda awal tidak terlewat.
Jika mulai muncul tanda seperti kabinet bawah rapuh, jalur tanah, serbuk halus, atau kayu terdengar kopong, layanan anti rayap semarang bisa menjadi pilihan untuk membantu mencegah kerusakan menyebar lebih luas.
Kesimpulan
Kitchen set sering menjadi area favorit rayap karena dekat dengan sumber air, mudah lembap, dan banyak menggunakan material berbahan kayu olahan. Bagian bawah dan belakang kabinet yang jarang terlihat membuat tanda awal rayap sering terlambat diketahui.
Dengan menjaga dapur tetap kering, rutin memeriksa area bawah kabinet, dan mengurangi barang berbahan kertas di area lembap, risiko kerusakan akibat rayap bisa dikurangi sejak dini.
