Previous
Next

Rabu, Maret 11, 2026

Pabrik Mie Berformalin di Boyolali Digerebek Polisi, Produksi 1,5 Ton per Hari

Pabrik Mie Berformalin di Boyolali Digerebek Polisi, Produksi 1,5 Ton per Hari




Pabrik Mie Berformalin di Boyolali Digerebek Polisi, Produksi 1,5 Ton per Hari


Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah melalui Satgas Pangan berhasil mengungkap praktik produksi mie basah berbahaya yang menggunakan bahan tambahan pangan berupa formalin (formaldehida) di wilayah Kabupaten Boyolali.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombespol. Djoko Julianto menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat pada 4 Maret 2026 terkait dugaan peredaran mie basah yang mengandung formalin di sejumlah pasar di wilayah Solo Raya.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan pengambilan sampel dan uji cepat (rapid test) terhadap produk mie yang beredar. Hasil pengujian menunjukkan adanya kandungan zat berbahaya berupa formalin," ujarnya saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng pada Rabu (11/3/2026).

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pada Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, petugas melakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Boyolali. Lokasi pertama merupakan tempat produksi mie basah di Kecamatan Cepogo, sedangkan lokasi kedua adalah gudang penyimpanan formalin di wilayah Kecamatan Mojosongo.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial WH alias MTT alias AGR (38), warga Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 12 jerigen formalin masing-masing berisi 20 liter, 3 drum bekas formalin, serta 25 karung mie siap edar dengan berat total sekitar 1 ton.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diketahui memerintahkan para karyawannya untuk mencampurkan 1 liter cairan formalin ke dalam setiap 100 kilogram adonan mie dengan tujuan agar produk yang dihasilkan lebih tahan lama.
Praktik ilegal tersebut telah dilakukan sejak tahun 2019 dengan kapasitas produksi mencapai 1 hingga 1,5 ton mie per hari, yang kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di kawasan Solo Raya.

Sementara itu, perwakilan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa penggunaan formalin dalam produk pangan merupakan pelanggaran serius terhadap standar keamanan pangan. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2022, formalin termasuk bahan yang dilarang keras digunakan sebagai bahan tambahan pangan (BTP) karena bersifat beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Elhamangto Zuhdan, menjelaskan bahwa formalin tidak dapat dicerna oleh tubuh dan dalam jangka panjang dapat merusak organ vital manusia.

"Formalin dilarang keras digunakan dalam makanan karena tidak dapat dicerna oleh tubuh dan berpotensi merusak organ vital seperti hati dan liver dalam jangka panjang. Kami akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan terhadap produk industri makanan agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk pangan yang beredar di pasar.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih jeli dalam memilih produk makanan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas produksi pangan yang mencurigakan di lingkungannya," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 504 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pangan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal kategori V.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut
Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026




Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026

JAKARTA – Upaya transformasi digital dalam pelayanan publik yang dilakukan Jasa Raharja kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Perusahaan tersebut berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam ajang penghargaan tahunan yang telah memasuki tahun ke-15 itu, Jasa Raharja meraih penghargaan Kategori Korporat – Anak Perusahaan BUMN: Transformasi Digital Perusahaan Terbaik. Selain itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, juga menerima penghargaan Best CEO – Anak Perusahaan BUMN: Best CEO Digital Public Service Transformation.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ajang Anugerah BUMN sendiri merupakan forum apresiasi bagi perusahaan BUMN maupun anak perusahaan BUMN yang dinilai berhasil mendorong transformasi organisasi, inovasi bisnis, serta kepemimpinan yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. Tahun ini, penghargaan tersebut mengusung tema "BUMN Menuju Indonesia Emas: Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan."

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026, Arief Yahya, menekankan bahwa transformasi BUMN tidak hanya berkaitan dengan perubahan struktur organisasi, tetapi juga menyangkut perubahan budaya kerja.

Menurutnya, transformasi yang sesungguhnya harus mampu mendorong perubahan pola pikir organisasi yang berorientasi pada kecepatan, skala pengembangan, serta keberlanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi digital dalam sistem pelayanan publik.

Ia menegaskan, inovasi digital yang dikembangkan perusahaan bertujuan untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Dengan capaian ini, Jasa Raharja diharapkan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu memberikan pelayanan publik yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Forum Perangkat Daerah Dorong Inovasi PAD Pati

Forum Perangkat Daerah Dorong Inovasi PAD Pati




Forum Perangkat Daerah Dorong Inovasi PAD Pati

PATI, 11 Maret 2026 — Upaya memperkuat perencanaan pembangunan daerah kembali dibahas dalam Pembukaan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Pati Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Rajawali Bapperida Kabupaten Pati, Rabu (11/3). Forum ini menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah, DPRD, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat untuk memberikan masukan terhadap rancangan rencana kerja perangkat daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan.

Melalui forum ini, berbagai program pembangunan dibahas secara terbuka guna memastikan perencanaan daerah selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Bapperida Kabupaten Pati, Muhtar, menyampaikan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah. 

Ia memaparkan sejumlah target pembangunan menuju tahun 2027, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan produk domestik regional bruto, hingga penurunan angka pengangguran dan stunting.

Selain itu, beberapa indikator lain juga menjadi perhatian, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kualitas layanan infrastruktur, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

Target-target tersebut menjadi tantangan bagi seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih efektif dan terintegrasi.

Forum ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Perangkat daerah didorong untuk menyelaraskan program kerja dengan prioritas pembangunan daerah, sekaligus membuka ruang partisipasi dari berbagai unsur masyarakat agar perencanaan pembangunan semakin responsif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Upaya tersebut tidak hanya bergantung pada sektor pajak, tetapi juga melalui berbagai terobosan dan kreativitas perangkat daerah dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Pati.

Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

"Forum perangkat daerah merupakan tahapan yang harus dilalui dalam proses perencanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Melalui forum perangkat daerah ini diharapkan rencana kerja perangkat daerah yang akan ditetapkan benar-benar responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Plt Bupati : Pasar Murah Cluwak Ringankan Beban Warga

Plt Bupati : Pasar Murah Cluwak Ringankan Beban Warga




Plt Bupati : Pasar Murah Cluwak Ringankan Beban Warga


PATI, 11 Maret 2026 — Menjelang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Pati bersama masyarakat menggelar pasar murah guna membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Cluwak, Rabu (11/3), sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat di bulan Ramadan.

Pasar murah tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati dengan menyediakan paket bahan pokok bagi masyarakat. 

Setiap paket berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng 1 liter, serta gula pasir 2 kilogram yang dibanderol dengan harga Rp50.000.

Program ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. 

Selain membantu daya beli masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang hari raya.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, hadir membuka kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Kehadirannya sekaligus menyapa masyarakat yang hadir dan memastikan pelaksanaan pasar murah berjalan tertib dan tepat sasaran.

Plt Bupati berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga dan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang Idulfitri yang biasanya diikuti peningkatan permintaan bahan pokok.

Kegiatan pasar murah juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

"Semoga di bulan Ramadan ini sehat walafiat kami, semoga Ramadan tahun depan bisa bertemu kembali dalam keadaan sehat walafiat. Begitu pun semoga Kabupaten Pati bisa aman, damai, tenteram, Kabupaten Pati maju dan makmur itu biasanya mustajab doanya ibu-ibu", tutur Chandra.
Tujuh Siswa MTsN 1 Pati Tembus SNMB MAN Unggulan

Tujuh Siswa MTsN 1 Pati Tembus SNMB MAN Unggulan





Tujuh Siswa MTsN 1 Pati Tembus SNMB MAN Unggulan


Pati – Kabar membanggakan datang dari MTsN 1 Pati.  Tujuh siswanya dinyatakan diterima di Madrasah Aliyah Negeri Unggulan setelah melalui Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) tahun ajaran 2026/2027.

Tujuh siswa tersebut, tiga di antaranya berhasil lolos seleksi di MAN Insan Cendekia Pekalongan, yaitu Nisa Azzahra, Maulana Miftahul Qolbi, dan Neila Indi Safira... 


Sementara itu, tiga siswa lainnya diterima di MAN Program Keagamaan (PK) Surakarta, yaitu Rossa Fath Azzulfiani, Syfa Faizia, dan Fadhil Ahmad Suyuti. Selain itu, satu siswa berhasil diterima di MAN PUN (Program Unggulan Nasional) 2 Kudus, yaitu Jhovito Reynard N.

Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian prestasi siswanya tersebut. 

Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga hasil dari pembinaan dan dukungan penuh dari orang tua.

"Kami sangat bersyukur dan bangga anak-anak kami diterima di Madrasah unggulan. Ini merupakan buah dari kerja keras mereka yang tidak pernah lelah mengejar cita-cita, pembinaan intens, dan tentunya dukungan dari orang tua," tuturnya, Selasa (10/3).

Wahyu menambahkan, MTsN 1 Pati terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program pembinaan, baik di bidang akademik, keagamaan, maupun pengembangan karakter. 

"Harapan kami, dengan program-program tersebut mampu mempersiapkan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan di lembaga-lembaga terbaik," pungkasnya.

Salah satu siswa, Nisa tidak dapat membendung rasa syukur setelah melihat namanya tercantum dalam daftar peserta yang diterima di madrasah unggulan tersebut.

"Saya sangat senang dan bangga atas pencapaian ini," ucapnya.

Nisa juga mengungkapkan bahwa keberhasilannya menembus seleksi MAN ICP merupakan hasil dari kedisiplinan belajar di waktu luang serta dukungan tambahan dari bimbingan belajar. Selain usaha keras, ia menekankan pentingnya faktor spiritual melalui doa dan restu orang tua sebagai kunci utama kelulusannya.

"Agar bisa lolos SNMB MAN ICP ini, yang saya lakukan adalah mengikuti bimbel dari Ganesha Operation, belajar di setiap waktu luang, dan  tidak lupa meminta doa restu dari orang tua. Selain itu, saya dan teman-teman juga mendapat bimbingan dari Bapak dan Ibu guru di MTsN 1 Pati yang sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi," ungkap Nisa.

(humas_mtssn1pati)