Previous
Next

Jumat, Juli 10, 2026

Dandim 0718/Pati Optimistis Jembatan Garuda Segera Rampung, Akses Warga Kian Lancar

Dandim 0718/Pati Optimistis Jembatan Garuda Segera Rampung, Akses Warga Kian Lancar

Uploaded Image


PATI – Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Suko, Desa Semirejo, dan Dukuh Sumuran, Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Danramil 11/Gembong Letda Czi Gatot Budianto beserta anggota Koramil. Turut hadir Kepala Desa Semirejo Didik S., Kepala Desa Pohgading Zubaidi Abdillah, serta perangkat desa yang mendampingi rombongan selama meninjau lokasi pembangunan di kedua desa.

Dandim meninjau secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di lapangan. Selain memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar, ia juga memberikan arahan dan motivasi kepada personel Koramil serta seluruh pihak yang terlibat agar tetap menjaga semangat, disiplin, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pembangunan. Dandim juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat demi keberhasilan program pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan infrastruktur yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat karena akan memperlancar akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah. "Kami ingin memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memiliki kualitas yang baik. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi kunci utama agar pembangunan ini dapat segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi warga," ujarnya. Ia berharap Jembatan Garuda dapat segera difungsikan sehingga mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kecamatan Gembong.
Suasana Penuh Keakraban Warnai Nobar Kebangsaan Kodim 0718/Pati

Suasana Penuh Keakraban Warnai Nobar Kebangsaan Kodim 0718/Pati

Uploaded Image


PATI – Semangat kebersamaan begitu terasa di Aula Makodim 0718/Pati, Jalan Jenderal Sudirman No. 79 Pati, saat prajurit TNI dan masyarakat berkumpul menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Tim Maroko melawan Prancis, Jumat (10/7/2026). Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan, Kodim 0718/Pati menghadirkan ruang silaturahmi yang memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa kebangsaan, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Sorak sorai para penonton saat mendukung tim favoritnya menjadi perekat kebersamaan tanpa memandang latar belakang. Bagi Kodim 0718/Pati, nonton bareng bukan sekadar menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial yang mampu membangun kedekatan, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0718/Pati, Kapten Inf Suwoyo, mengatakan bahwa kegiatan Nobar Kebangsaan merupakan salah satu media pembinaan teritorial yang efektif dalam menjalin hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, suasana santai yang tercipta selama kegiatan mampu menghadirkan komunikasi yang lebih akrab sehingga memperkuat ikatan emosional serta menumbuhkan semangat persatuan dan cinta tanah air.

"Kami ingin Nobar Kebangsaan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Melalui momentum Piala Dunia, kita tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial. Harapannya, sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus dipelihara sehingga tercipta wilayah yang aman, kondusif, dan mendukung kemajuan serta kesejahteraan masyarakat," ujar Kapten Inf Suwoyo.
Two SMTP plugins walk into your site... 

Two SMTP plugins walk into your site... 

👯‍♀️ this is why your settings don't stick ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌
WP Mail SMTP

Hey there,
 

Picture this. You inherit a WordPress site from a previous developer, an old contractor, or just past-you from a year ago. You install WP Mail SMTP, set it up properly, connect it to a solid provider, send yourself a test email. It arrives. Great. Job done.
 

Except a week later, emails start acting weird. Some go out fine. Some don't. The "from" address is wrong on a few. You go back into your settings, and everything looks correct. You didn't change anything. So why is your site not doing what you told it to do?
 

Somewhere on that site, there's a second SMTP plugin. Maybe it came bundled with a theme. Maybe a previous developer set it up and forgot to remove it. Maybe your host activated something as part of a "performance" package. Either way, it's still there, still active, and still trying to do the exact same job WP Mail SMTP is doing.
 

Two plugins, same job, no coordination. One of them wins, but not consistently, and not in a way you can predict just by looking at your settings screen.
 

This is more common than you'd think, especially on sites that have changed hands, switched hosts, or been through a few redesigns. Every layer adds another chance for something to get left behind.
 

The good news is it's easy to check. WP Mail SMTP actually watches for this and will show you an admin notice if it detects a known conflicting plugin.

But if you want to check manually, or if the conflict is coming from something less common, deactivate everything except WP Mail SMTP, send a test email, then turn your other plugins back on one at a time until the problem shows up again. Whichever plugin brings it back is your culprit.

 

Once you've found it, you don't need to uninstall it. Just deactivate it, or find its email settings and turn off whatever's making it send mail. One SMTP plugin per site is the rule. Because two things trying to control the same thing at the same time is never going to end cleanly.
 

This is one of several settings that sneakily break WordPress email without throwing an obvious error. I've put together a full guide of other things to look out for:
 

→ See the overlooked settings breaking your email
 

Until next time,


Rachel
Product Educator, WP Mail SMTP

 

P.S. Was this email helpful? 
 

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team

Have a Question? Send Us a Message


© 2026 WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, Ste 208, West Palm Beach, FL 33401

You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.


Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

Rabu, Juli 08, 2026

Bantuan 166.470 Benih Ikan Nila Genjot Pemulihan Perikanan Pascabanjir di Pati

Bantuan 166.470 Benih Ikan Nila Genjot Pemulihan Perikanan Pascabanjir di Pati


Uploaded Image

Bantuan 166.470 Benih Ikan Nila Genjot Pemulihan Perikanan Pascabanjir di Pati


PATINEWSCOM – Upaya memulihkan mata pencaharian pembudidaya ikan terdampak banjir terus dipercepat Pemerintah Kabupaten Pati. Selasa (7/7), Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyerahkan secara simbolis bantuan benih ikan nila kepada pembudidaya di Desa Talun, Kecamatan Kayen. Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan sektor perikanan budidaya sekaligus bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Chandra menjelaskan bahwa penanganan dampak bencana di Kabupaten Pati tidak dilakukan secara sendiri, melainkan terus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Penanganan dampak bencana di Kabupaten Pati akan terus kami koordinasikan dengan pemerintah pusat agar bantuan dan pemulihan bagi masyarakat dapat berjalan secara optimal," ujar Chandra.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Sriwati, menerangkan bahwa bantuan yang disalurkan mencapai 166.470 ekor benih ikan nila. Seluruh benih tersebut merupakan hasil produksi UPTD Balai Benih Budidaya Ikan (BBBI) Kabupaten Pati sebagai dukungan percepatan pemulihan usaha perikanan budidaya pascabanjir.

"Bantuan ini didistribusikan kepada pembudidaya ikan terdampak banjir di lima desa, yakni Desa Talun, Desa Gabus, Desa Bulumanis Lor, Desa Kembang di Kecamatan Dukuhseti, serta Desa Tegalombo di Kecamatan Dukuhseti," jelas Sriwati.

Salah seorang pembudidaya ikan tambak asal Dukuhseti, Mahendra, mengaku bantuan tersebut memberikan harapan baru bagi para pembudidaya untuk kembali menjalankan usaha setelah mengalami kerugian akibat banjir.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan benih ikan ini. Semoga usaha budidaya kami bisa bangkit kembali, semakin maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Mahendra.

Penyaluran bantuan benih ikan nila ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan produktivitas tambak, menjaga keberlangsungan usaha para pembudidaya, sekaligus memperkuat ketahanan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Pati setelah terdampak bencana.

Senin, Juli 06, 2026

Plt Bupati Chandra : Beasiswa Garuda Cair Mulai Pekan Depan

Plt Bupati Chandra : Beasiswa Garuda Cair Mulai Pekan Depan

Plt Bupati Chandra : Beasiswa Garuda Cair Mulai Pekan Depan

PATINEWSCOM 

Pemerintah Kabupaten Pati memastikan pencairan Beasiswa Garuda yang tertunda selama tiga bulan akan dimulai pekan depan. Kepastian itu disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai menggelar audiensi dengan perwakilan mahasiswa dan orang tua penerima Beasiswa Garuda di Ruang Kembangjoyo, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (6/7). Pemkab juga menegaskan program tersebut akan tetap dilanjutkan hingga para penerima menyelesaikan pendidikan.

Chandra mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan program beasiswa sebagai salah satu strategi pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Menurutnya, seluruh mahasiswa penerima tetap akan memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Rencana minggu depan sudah kita laksanakan pengiriman tiga bulan yang tertunda. Untuk tiga tahun ke depan hak mereka akan tetap didapatkan sebagaimana sebelumnya. Kami juga sedang memperbaiki regulasi agar program ini semakin kuat dan berkelanjutan," ujar Chandra.

Ia menjelaskan keterlambatan pencairan bukan disebabkan penghentian program, melainkan karena sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan baru tersedia pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Selama ini, pembiayaan Beasiswa Garuda masih bergantung pada dukungan CSR sehingga belum memiliki kepastian pendanaan setiap tahun.

"Kami tidak ingin terus bergantung pada CSR. Ke depan kami menyiapkan dasar hukum agar pembiayaan beasiswa dapat didukung APBD sehingga keberlanjutannya lebih terjamin," tegas Chandra.

Pemkab Pati juga telah berkoordinasi dengan Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Pati untuk memastikan pencairan bantuan biaya hidup bagi 183 mahasiswa penerima. 

Sementara itu, Pramudjianto, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati pun memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program beasiswa tersebut. "Dari total alokasi CSR Bank Jateng tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas sesuai ketentuan yang berlaku", terangnya. 

Sementara itu, pendamping orang tua mahasiswa, Dedi Gunawan, mengapresiasi audiensi yang difasilitasi Pemkab Pati. Ia berharap kepastian pencairan beasiswa dapat memberikan ketenangan bagi 183 mahasiswa penerima yang selama tiga bulan terakhir menunggu realisasi bantuan biaya hidup tersebut.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan bahwa program Beasiswa Garuda akan terus dipertahankan sebagai investasi sumber daya manusia. Pemkab juga akan memperluas sumber pendanaan dan memperkuat regulasi agar keberlanjutan beasiswa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana CSR.
Uploaded Image