Previous
Next

Sabtu, Maret 14, 2026

Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa

Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa




Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa

PATI, 13 Maret 2026 — Suasana hangat dan penuh semangat belajar mewarnai Pendopo Kabupaten Pati saat puluhan siswa kelas V dan VI SD IT Yaumi Fatimah Pati mengikuti kegiatan outing class, Jumat (13/3). 

Kegiatan ini menjadi momen edukatif bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahan sekaligus belajar tentang kepemimpinan dan sejarah daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, didampingi Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra. 

Meski datang sejak pagi hari dalam kondisi berpuasa di bulan Ramadan, para siswa tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan di Pendopo Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan itu, para siswa diajak mengenal sejarah Kabupaten Pati yang telah berdiri selama ratusan tahun. Selain itu, mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai peran Pendopo sebagai simbol pemerintahan sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat.

Kegiatan outing class ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran sejarah, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah asal. 

Para siswa diajak memahami bahwa Kabupaten Pati memiliki sejarah panjang serta peran penting dalam perjalanan peradaban di Jawa.

Usai sesi dialog dan pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan room tour di dalam Pendopo Kabupaten Pati. 

Para siswa diajak melihat berbagai bagian bangunan bersejarah tersebut, yang telah berdiri sejak masa kolonial dan menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Pada sesi room tour, anak-anak didampingi oleh Dwi Risma Ardhi Chandra bersama jajaran terkait, sehingga para siswa dapat mengenal lebih dekat fungsi serta nilai sejarah dari Pendopo sebagai rumah rakyat Kabupaten Pati.

Di akhir kegiatan, Chandra memberikan pesan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan menghargai peran orang tua dalam meraih kesuksesan. 

"Menjadi pemimpin itu dasarnya satu, yaitu pertama tanggung jawab kepada diri sendiri. Jadi sekolah tidak perlu dibangunkan, bangun sendiri dan semangat belajar. Kesuksesan kalian juga lahir dari doa orang tua, terutama doa ibu," pesannya.
Seven Up Bagikan 500 Takjil Gratis di Alun-alun Pati

Seven Up Bagikan 500 Takjil Gratis di Alun-alun Pati




Seven Up Bagikan 500 Takjil Gratis di Alun-alun Pati

PATI – Seven Up Cafe dan Karaoke Hotel New Merdeka membagikan ratusan takjil gratis kepada masyarakat di kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati pada Jumat (13/3/2026) sore.

Kegiatan sosial ini disambut antusias oleh warga. Takjil yang dibagikan kepada masyarakat bahkan ludes dalam waktu kurang dari lima menit setelah dibagikan, karena langsung diserbu warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas.

Koordinator acara, Denok Jihan, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan sekitar 500 paket nasi kotak untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Kurang lebih ada 500 porsi nasi box yang tadi kami bagikan kepada masyarakat. Langsung habis, tadi tidak sampai lima menit," ujarnya di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk berbagi kepada sesama.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Warga yang menerima takjil pun tampak senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Sejumlah pengendara mengaku terbantu karena belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu gambaran indahnya suasana Ramadan di Kabupaten Pati, di mana semangat berbagi dan solidaritas sosial semakin terasa di tengah masyarakat.

"Alhamdulillah kita masih bisa berbagi kebaikan dengan sesama di bulan suci ini. Semoga tahun berikutnya kita bisa kembali berbagi lagi," pungkas Denok Jihan.


Jumat, Maret 13, 2026

Gagalkan Aksi Adu Mekanik di Jalan MH Thamrin, Polsek Pati Kota Amankan Tiga Remaja

Gagalkan Aksi Adu Mekanik di Jalan MH Thamrin, Polsek Pati Kota Amankan Tiga Remaja


Gagalkan Aksi Adu Mekanik di Jalan MH Thamrin, Polsek Pati Kota  Amankan Tiga Remaja

 Kepolisian Sektor (Polsek) Pati Kota berhasil menggagalkan dugaan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Kota Pati pada Jumat dini hari (13/3/2026). Dalam kegiatan patroli rutin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan Ramadan, petugas mengamankan tiga anak remaja yang diduga akan melakukan penyerangan terhadap kelompok pemuda lain di kawasan Jalan MH Thamrin Pati.

Peristiwa tersebut bermula saat personel Polsek Pati Kota melakukan patroli dini hari guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas kemudian mendapatkan informasi adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan aksi balasan penyerangan terhadap pemuda yang sedang nongkrong di sebuah angkringan di kawasan Kampung Dosoman, Kelurahan Pati Wetan.

Dari hasil patroli tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat dalam rencana tawuran. Ketiganya masing-masing berinisial AS (18), AP (16), dan FS (16). Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor serta dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam rencana aksi tersebut.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Heru Purnomo menjelaskan bahwa para remaja tersebut sebelumnya berkumpul bersama sejumlah temannya dalam sebuah pesta minuman keras di wilayah Desa Sidokerto, Kecamatan Pati. Setelah acara tersebut selesai, sebagian dari mereka diduga berencana melakukan aksi balasan terhadap kelompok pemuda yang berada di angkringan Jalan MH Thamrin.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, para remaja ini mengaku sempat berkumpul bersama teman-temannya dan berencana mendatangi lokasi angkringan untuk melakukan penyerangan sebagai aksi balasan," ujar Iptu Heru Purnomo.

Ia menambahkan bahwa aksi tersebut berhasil dicegah berkat patroli dini hari yang dilakukan anggota Polsek Pati Kota. Saat tiba di lokasi, sebagian remaja lainnya melarikan diri, sementara tiga orang berhasil diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kami berhasil mengamankan tiga anak remaja beserta barang bukti. Sementara beberapa rekan mereka melarikan diri dan masih dalam proses penelusuran," jelasnya.

Menurutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap para remaja yang diamankan. Selain itu, orang tua maupun pihak sekolah juga dipanggil untuk melakukan pendampingan serta pembinaan terhadap anak-anak tersebut.

"Kami mengundang orang tua dan pihak sekolah agar bersama-sama melakukan pembinaan. Harapannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tegas Iptu Heru Purnomo.

Polsek Pati Kota juga mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Dengan keterlibatan keluarga dan masyarakat, diharapkan potensi kenakalan remaja seperti tawuran dapat dicegah sejak dini demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pati.
Forum Wartawan Pati Silaturahmi dengan Plt Bupati, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

Forum Wartawan Pati Silaturahmi dengan Plt Bupati, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah


Forum Wartawan Pati Silaturahmi dengan Plt Bupati, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

PATIForum Wartawan Pati (FWP) menggelar silaturahmi dengan Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di ruang Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati Sugiyono beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua terpilih FWP periode 2026–2029, Ari Saptono, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Pati terus mendukung keberadaan FWP yang telah berdiri sejak 2018.

"Tujuan kami ingin difasilitasi oleh Pak Plt Bupati untuk pelantikan forum. Mari kita kuatkan sinergi yang selama ini sudah terbangun antara pemerintah dengan FWP," ujar Ari Saptono yang juga Pimpinan Redaksi Mondes.

Menanggapi hal tersebut, Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi terhadap peran FWP yang selama ini telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah terbangun.

"Semua demi Kabupaten Pati. Media memiliki peran penting dalam menginformasikan kegiatan pemerintah kepada masyarakat, dan kami juga membutuhkan dukungan teman-teman media untuk mempublikasikan program yang kami jalankan," ujar Chandra.

Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati juga menawarkan agenda diskusi santai atau ngobrol bareng bersama FWP guna membahas berbagai isu strategis di Kabupaten Pati.

Chandra turut memaparkan sejumlah rencana kerja pemerintah daerah ke depan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan potensi wisata, hingga penguatan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan.

Ia juga mengajak insan pers yang tergabung dalam FWP untuk ikut mengawal berbagai program pemerintah pusat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

"Pati memiliki potensi yang luar biasa, terutama di sektor pariwisata dan budaya. Ada banyak atraksi budaya seperti sedekah bumi yang menjadi ciri khas daerah kita," tambahnya.

Terkait keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Chandra menyebut kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada tahun 2026 masih terbatas pada tiga kali pertemuan. Namun, ia berharap jumlah tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya.

"Insyaallah tahun depan kalau infrastruktur sudah berjalan baik, pertemuan tidak hanya tiga kali, mungkin bisa enam kali. Kami membutuhkan dukungan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah," tandasnya.

Perkuat Pemahaman Kebijakan Keimigrasian, Imigrasi Pati Sosialisasikan Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa

Perkuat Pemahaman Kebijakan Keimigrasian, Imigrasi Pati Sosialisasikan Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa


Perkuat Pemahaman Kebijakan Keimigrasian, Imigrasi Pati Sosialisasikan Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa

 

Jepara - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati menggelar sosialisasi program Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa pada Selasa (10/3/2026) di Hotel D'Season Jepara. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta para pemangku kepentingan mengenai kebijakan keimigrasian terbaru yang berkaitan dengan investasi dan mobilitas global.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Jawa Tengah, perwakilan perusahaan di wilayah Pati dan Jepara, serta komunitas perkawinan campuran Jawa Tengah. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama sekaligus mendorong sinergi dalam implementasi kebijakan keimigrasian yang adaptif terhadap perkembangan global.

 

Dalam sosialisasi tersebut, Ika Rahmawati dan Agus Tri Harto Hari Sadino hadir sebagai narasumber yang memaparkan materi mengenai program Global Citizen of Indonesia serta kebijakan Golden Visa. Keduanya menjelaskan berbagai aspek penting terkait tujuan, manfaat, mekanisme, hingga persyaratan pengajuan program tersebut.

 

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi tersebut, peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait dinamika keimigrasian, khususnya yang berkaitan dengan investasi, mobilitas global, serta perkawinan campuran.

 

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai kebijakan keimigrasian yang terus berkembang. Program Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan investasi dan kerja sama internasional di Indonesia.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran Imigrasi dan para peserta yang hadir.