Previous
Next

Rabu, Februari 11, 2026

Don't leave them hanging this Valentine's 💌

Don't leave them hanging this Valentine's 💌

Pro is $39/year this week, and it includes backup connections. ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌
WP Mail SMTP

Hi ,

You know what nobody talks about on Valentine's Day? The messages that never showed up, the "thinking of you" note that didn't send, the silence on the other end when someone was waiting to hear from you.

Your WordPress site can have the same problem, and it doesn't even know it.

If your email provider has a bad day (and it happens), your site's emails can quietly fail. Order confirmations, password resets, all of it can stop. No warning. No backup plan.

WP Mail SMTP Pro fixes that with Backup Connections. If your primary provider has an outage, a backup kicks in automatically, so your emails keep sending.

This Valentine's week, you can get Pro for $39/year (normally $99), that's $60 OFF.

👉 Add Backup Connection and Save $60

And that's just the start. With Pro you also get:

📬 Email Logs: every message tracked, searchable, and resendable
⚡ Instant Alerts: Slack, SMS, or email the second something goes sideways
👀 Open & Click Tracking: know your messages were read, not just sent
📊 Weekly Summaries: your site's email health at a glance

Don't leave your customers hanging.

Cheers,
Cristian Brizuela
Growth, WP Mail SMTP

P.S. Sooner or later, every provider has downtime. This makes sure your site doesn't go quiet when it matters.

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team

Have a Question? Send Us a Message


© 2026 WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, Ste 208, West Palm Beach, FL 33401

You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.


Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

Keruk Sampah dari Sungai, Polresta Pati Turunkan Alat Berat

Keruk Sampah dari Sungai, Polresta Pati Turunkan Alat Berat


Keruk Sampah dari Sungai, Polresta Pati Turunkan Alat Berat

Polresta Pati melalui Satuan Samapta bergerak cepat melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan di kawasan depan CV Bumi Indo, Kecamatan Pati Kota, Rabu (11/2/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif mencegah banjir sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Samapta Polresta Pati Kompol Ali Mahmudi, S.H., bersama Kapolsek Pati Kota Iptu Heru Purnomo, S.H., M.H., dengan melibatkan 24 personel. Proses pembersihan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB.

Dalam penanganannya, petugas menurunkan alat berat excavator untuk mengangkat lumpur, sampah, dan material yang menyumbat aliran sungai. Upaya ini dilakukan guna mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran pengendali debit air, terutama saat curah hujan tinggi.

Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Kompol Ali Mahmudi menegaskan bahwa pihaknya tidak menunggu hingga bencana terjadi.

"Kami bergerak cepat begitu menerima informasi adanya penyempitan dan pendangkalan sungai yang berpotensi menimbulkan banjir serta gangguan kamtibmas," ujarnya.

Menurutnya, persoalan lingkungan dapat berdampak luas terhadap aspek sosial dan keamanan wilayah.

"Jika aliran air tersumbat, bukan hanya banjir yang terjadi, tetapi juga kemacetan, kecelakaan, hingga potensi konflik sosial. Karena itu, penanganan harus segera dilakukan," tegasnya.

Penggunaan alat berat, lanjut Kompol Ali, dipilih agar proses pembersihan lebih efektif dan hasilnya maksimal dalam waktu singkat.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan merupakan bagian integral dari tugas kepolisian.

"Polri tidak hanya bertindak setelah terjadi masalah, tetapi juga melakukan langkah preventif sejak dini demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat," tambahnya.

Kompol Ali mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.


#banjir #fyp #virals #story #jangkauansemuaorang
Banjir Rendam Jalur Pantura Pati–Juwana, Satlantas Polresta Pati Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Banjir Rendam Jalur Pantura Pati–Juwana, Satlantas Polresta Pati Lakukan Rekayasa Lalu Lintas



Banjir Rendam Jalur Pantura Pati–Juwana, Satlantas Polresta Pati Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

PATI — Banjir yang menggenangi jalur Pantura Pati–Juwana, Rabu (11/2/2026), membuat arus lalu lintas di salah satu nadi utama transportasi Pantai Utara Jawa itu sempat tersendat. Genangan setinggi 10–15 sentimeter sepanjang sekitar 70 meter terjadi di KM 4 sisi timur Simpang Tiga JLS Widorokandang, memicu antrean kendaraan dari berbagai arah.

Kondisi tersebut langsung direspons Satlantas Polresta Pati dengan mengerahkan personel untuk pengamanan, pengaturan, serta rekayasa lalu lintas. Dari arah JLS, antrean kendaraan mengular hingga sekitar 700 meter, sementara dari arah Kota Pati sekitar 100 meter dan dari arah Juwana sekitar 200 meter.

Kapolresta pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan, prioritas utama kepolisian adalah memastikan arus lalu lintas tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total di jalur vital tersebut. "Begitu genangan air mulai mengganggu kelancaran arus, kami langsung turunkan personel di titik rawan untuk melakukan pengaturan dan pengendalian," ujarnya.

Menurut Kompol Riki, rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan volume kendaraan yang datang dari tiga arah. "Kami atur pola buka-tutup dan pengalihan arus agar kendaraan tetap bisa melintas meski harus melambat demi keselamatan," jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, Satlantas juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk mengatasi sumber masalah banjir. "Kami temukan saluran air tersumbat sampah, sehingga dilakukan pengerukan agar air cepat surut dan tidak meluap ke badan jalan," kata Kompol Riki.

Ia menegaskan, keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi menimbulkan genangan. "Kami mengimbau pengendara agar tetap waspada, mengurangi kecepatan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan," tegasnya.

Hingga Rabu malam, kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas masih terus berlangsung. "Personel kami tetap siaga di lokasi sampai situasi benar-benar aman dan arus lalu lintas kembali normal," ujar Kompol Riki.

Satlantas Polresta Pati juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di jalur Pantura. "Kami siap melakukan langkah cepat dan terukur apabila terjadi peningkatan debit air atau gangguan lain yang berpotensi menghambat mobilitas masyarakat," pungkas Kompol Riki.


#banjir #fyp #virals #story #jangkauansemuaorang
LAZISNU PCNU Pati Gelar Rakorcab dan Bimtek di Bandungan, Teguhkan Amanah dan Profesionalisme Amil

LAZISNU PCNU Pati Gelar Rakorcab dan Bimtek di Bandungan, Teguhkan Amanah dan Profesionalisme Amil




LAZISNU PCNU Pati Gelar Rakorcab dan Bimtek di Bandungan, Teguhkan Amanah dan Profesionalisme Amil

Bandungan, Semarang – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Sabtu–Ahad, 7–8 Pebruari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang ini menjadi momentum tutup buku tahun 2025 sekaligus penyusunan proyeksi program kerja LAZISNU tahun 2026.

Rakorcab dan Bimtek diikuti oleh jajaran pengurus LAZISNU PCNU Kabupaten Pati, pengelola UPZIS tingkat MWCNU dan Ranting NU se-Kabupaten Pati. Usai kegiatan utama, agenda dilanjutkan dengan ziarah serta studi banding ke LAZISNU PCNU Kabupaten Magelang sebagai upaya penguatan kapasitas dan sharing praktik baik pengelolaan zakat.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Pati, H. Yusuf Hasyim, menekankan pentingnya sikap amanah dalam mengelola dana umat, khususnya melalui program Koin NU. Ia mengingatkan bahwa seluruh pengelola LAZISNU dan amil UPZIS harus bekerja secara profesional, baik dalam aspek pembukuan, pelaporan, maupun pendistribusian dana.

"Sebagai amil, kita membawa amanah besar dari umat. Pengelolaan dana harus transparan dan profesional, serta ditasyarufkan sesuai dengan lima pilar LAZISNU, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial kebencanaan, dan lingkungan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, menyampaikan bahwa Rakorcab tutup buku tahun 2025 ini diharapkan mampu menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja UPZIS, baik di tingkat MWCNU maupun Ranting NU. Selain itu, Rakorcab juga diarahkan untuk merumuskan program kerja LAZISNU selama satu tahun ke depan agar lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.

"Melalui Rakorcab dan Bimtek ini, kita ingin memastikan seluruh UPZIS memiliki pemahaman yang sama dalam tata kelola kelembagaan, sekaligus memperkuat sinergi agar kinerja LAZISNU semakin meningkat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, LAZISNU PCNU Kabupaten Pati juga mengumumkan LAZISNU PCNU Pati Award sebagai bentuk apresiasi atas kinerja terbaik LAZISNU MWCNU. Penghargaan LAZISNU terbaik pertama diraih oleh LAZISNU MWCNU Kecamatan Winong, terbaik kedua oleh LAZISNU MWCNU Kecamatan Kayen, dan terbaik ketiga oleh LAZISNU MWCNU Kecamatan Tayu.

Melalui kegiatan Rakorcab, Bimtek, serta studi banding ini, LAZISNU PCNU Kabupaten Pati berharap mampu terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga kebermanfaatannya semakin luas dan dirasakan langsung oleh umat.

Kontributor: Fikrul Umam

Selasa, Februari 10, 2026

Targetkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Pati Perkuat Inovasi Daerah

Targetkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Pati Perkuat Inovasi Daerah


Selasa, 10 Februari 2026 — Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri Coaching Clinic Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) di Ruang Rapat Rajawali Bapperida. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi daerah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Bupati Pati menyampaikan bahwa Kabupaten Pati telah melahirkan banyak inovasi di berbagai sektor. Inovasi tersebut antara lain berasal dari organisasi perangkat daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah.

"Kami di tahun ini sudah banyak sekali melakukan inovasi-inovasi, terkait di OPD kami, Dinas Pertanian dan beberapa program andalannya, ada 10 ton bisa dan yang lainnya itu banyak sekali," ujar Chandra.

Ia menjelaskan, sektor pertanian di Kabupaten Pati memiliki potensi besar, namun selama ini belum sepenuhnya mendapatkan sentuhan langsung kepada petani. Melalui program satu hektare 10 ton yang mulai dijalankan sejak Maret–April 2025, pemerintah daerah berupaya mengubah pola dan kebiasaan bertani yang sebelumnya hanya menghasilkan 5–6 ton per hektare.

"Ini Pak Ratri tiap hari juga mengadakan penyuluhan dengan camat, kepala desa semua. Jadi, kita turun lapangan, bahkan timnya Pak Ratri ini sudah tidak ada di kantor, semua di kecamatan, di desa untuk melakukan penyuluhan," ungkapnya.

Plt. Bupati Pati menambahkan, inovasi daerah tidak hanya difokuskan pada sektor pertanian. Di bidang kesehatan, terdapat inovasi Puspa Melati yang menghadirkan layanan Puskesmas langsung ke desa. Di bidang pendidikan, pemerintah daerah menyediakan beasiswa serta pendampingan bagi peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.

Selain itu, inovasi digital juga terus dikembangkan, termasuk di sektor administrasi kependudukan dan lingkungan hidup. Ia menyebut masih terdapat sejumlah perangkat daerah dan UPTD yang belum mengusulkan inovasi.

"Masih ada sekitar 11 perangkat daerah dan 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi daerah. Harapan saya, teman-teman bisa segera mengusulkan," tegas Chandra.

#viral #fyp #story #jangkauansemuaorang