Previous
Next

Rabu, Februari 18, 2026

My degree might be worthless now 🎓

My degree might be worthless now 🎓

At least I can still make pancakes ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌
WP Mail SMTP

Hey there,

It's an important time of the year for a lot of people right now - Lunar New Year celebrations, the beginning of Ramadan, and in my corner of the world... pancakes.

 

Today, every single class in my kids' school was handed frying pans and batter and told to go for it. The fire alarm went off three times. I'm not sure what they expected to happen when you give 200 children access to open flames and tell them to flip things, but apparently nobody thought that through.
 

Anyway, I read an article today that stopped me in my tracks a bit more than the fire alarm did.
 

It was about how applications for computer science degrees have dropped significantly since AI became mainstream. Students are looking at tools like Claude and Codex writing code in seconds and thinking "why would I spend three years learning to do something a machine already does?"
 

And I have feelings about this, because I studied computer science at university. I spent years learning to write code by hand, debugging things line by line, and believing that understanding how to build software from scratch would be the most valuable skill I could ever have.
 

Now my kids' generation might skip all of that entirely and I'm not sure they'd be wrong to.
 

I'm not saying technical skills don't matter anymore. They absolutely do. But the type of technical skills that matter has shifted. It's more about knowing what to build, what to automate, and when to let AI handle the repetitive stuff so you can focus on the parts that actually need a human brain.
 

Which, funnily enough, is exactly what's happening with email right now.
 

A few years ago, managing your WordPress emails meant manually checking that everything was sending, troubleshooting delivery failures one by one, and spending way too long on tasks that should have been automatic.

Now there are tools that handle the boring bits for you, from making sure your transactional emails actually get delivered, to setting up sequences that run while you sleep, all the way up to AI tools that can draft and send emails on your behalf.

 

I just published a guide that walks through all of it, level by level. Whether you're still doing everything manually or you're ready to experiment with AI-powered automation, there's something in there for you.
 

The small business guide to email automation (from simple to AI-powered)
 

And for the more technically adventurous among you, the guide also covers the new SendLayer MCP server, which let AI assistants interact directly with your email setup. It's genuinely cool stuff.
 

You don't need a computer science degree to set any of it up. Trust me, mine hasn't been particularly useful for a while now.

I'm off to eat some pancakes. Catch you next time,

 

Rachel
Product Educator, WP Mail SMTP

 

P.S. Was this email helpful? 
 

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team

Have a Question? Send Us a Message


© 2026 WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, Ste 208, West Palm Beach, FL 33401

You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.


Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

Selasa, Februari 17, 2026

Doa Buka Puasa Ramadan

Doa Buka Puasa Ramadan


Doa Buka Puasa Ramadan

Menjelang waktu magrib, saat azan berkumandang dan waktu berbuka tiba, mari kita awali dengan doa penuh syukur kepada Allah SWT.

Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَىٰ رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin:
Allahumma laka shumtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa 'ala rizqika afthartu.

Artinya:
"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."


Semoga setiap tegukan air dan suapan pertama saat berbuka menjadi saksi ketaatan kita, serta Allah SWT menerima seluruh amal ibadah puasa Ramadan kita. Aamiin.

#ramadhan #puasa #virals #fyp #jangkauansemuaorang #story
Doa Niat Puasa Ramadan

Doa Niat Puasa Ramadan


𝗡𝗶𝗮𝘁 𝗣𝘂𝗮𝘀𝗮 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗮𝗻 1447 𝗛

Sahabat Muslim, sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, mari kita luruskan niat hanya karena Allah SWT.

Niat puasa Ramadan dapat dibaca pada malam hari hingga sebelum terbit fajar:

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta'ālā.

Artinya:
"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Semoga Allah SWT menerima puasa kita, menguatkan niat, serta menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan meraih keberkahan. Aamiin.

#hilal #ramadhan #puasa #virals #fyp #jangkauansemuaorang #story
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa pada 18 Februari 2026, Ini Penjelasannya

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa pada 18 Februari 2026, Ini Penjelasannya


Muhammadiyah resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut disampaikan melalui mekanisme hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menjelaskan bahwa keputusan ini memantik diskusi kritis di tengah masyarakat, khususnya terkait penggunaan posisi hilal di kawasan Alaska sebagai bagian dari sistem kalender global.

Menurutnya, muncul pertanyaan publik tentang bagaimana mungkin umat Islam di Indonesia memulai puasa lebih dahulu, sementara parameter hilal di lokasi rujukan global seperti Alaska baru terpenuhi beberapa jam kemudian.

"Keberatan ini wajar terjadi akibat benturan antara logika kalender lokal yang berbasis visibilitas langsung dengan logika kalender global yang bersifat sistemik," ujarnya, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Selasa (17/2/2026).

Rofiq menegaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan pendekatan kalender Islam global berbasis hisab, bukan semata-mata rukyat lokal. Dalam sistem tersebut, ketika secara astronomis hilal sudah wujud (telah terjadi ijtimak dan bulan berada di atas ufuk), maka bulan baru dinyatakan dimulai tanpa menunggu keterlihatan hilal di satu wilayah tertentu.

Pendekatan ini berbeda dengan metode rukyatul hilal yang digunakan pemerintah, yang menggabungkan hisab dan konfirmasi pengamatan langsung di wilayah Indonesia.

Dengan penetapan tersebut, warga Muhammadiyah dijadwalkan mulai menjalankan ibadah puasa pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026 melalui sidang isbat.

Perbedaan ini kembali menunjukkan dinamika ijtihad dalam penentuan kalender Hijriah di Indonesia, yang diharapkan tetap disikapi dengan saling menghormati dan menjaga persatuan umat.

#hilal #ramadhan #puasa #virals #fyp #jangkauansemuaorang #story
PDC CONNECT 2026: Ajang Studi Banding dan Leadership Training Pererat Sinergi Forum KIP-K se Semarang Raya

PDC CONNECT 2026: Ajang Studi Banding dan Leadership Training Pererat Sinergi Forum KIP-K se Semarang Raya



Semarang, 14–15 Februari 2026  Sebanyak 75 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang terdiri dari 75 peserta studi banding dan 27 peserta Malam Keakraban (Makrab) bersatu dalam momentum besar bertajuk PDC CONNECT 2026: Studi Banding & Leadership Training. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengurus Cabang Permadani Diksi Nasional  Semarang Raya ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi, membangun kepemimpinan, dan menyatukan arah gerak Forum KIPK se-Semarang Raya menuju organisasi yang lebih progresif dan berdampak.

Ketua Pelaksana, Praja Adi Dharma, dalam sambutannya menegaskan bahwa PDC CONNECT 2026 menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang lebih kuat antar Forum KIPK.

"Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, tetapi momentum untuk menyatukan semangat, memperkuat solidaritas, dan membangun Forum KIPK yang lebih solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan organisasi ke depan," ujarnya.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua umum PDKN Cabang Semarang Raya, Bahtiar Hanafi Wiradana, S.Pi., yang menekankan bahwa PDC CONNECT 2026 merupakan program terobosan dalam masa kepengurusan baru.

"PDC CONNECT 2026 merupakan program strategis yang dirancang untuk menjadi ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan kepemimpinan, serta mempererat hubungan antar Forum KIPK se-Semarang Raya. Harapannya, kegiatan ini mampu menjadi fondasi kuat bagi pengembangan organisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan hari pertama, Sabtu (14/2), diawali dengan registrasi peserta, pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bidikmisi, serta sambutan dari Ketua Pelaksana dan Ketua PDKN Semarang Raya. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun penuh semangat, mencerminkan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir dari berbagai perguruan tinggi.

Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan materi kepemimpinan dua dimensi (two-dimensional leadership) yang disampaikan oleh Muhammad Imron Hamza S.M dan Rani Khairunnisa, mereka menekankan keseimbangan antara kemampuan manajerial dan kemampuan interpersonal. Materi ini menjadi bekal penting dalam membentuk pemimpin organisasi yang adaptif, komunikatif, dan visioner.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan program kerja masing-masing Forum KIPK kampus. Setiap forum mempresentasikan program unggulan, strategi pengembangan organisasi, serta inovasi yang dirancang untuk memperkuat eksistensi forum. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, menunjukkan semangat kolaborasi dan keinginan untuk berkembang bersama.

Momentum kebersamaan semakin terasa dalam sesi Malam Keakraban (Makrab) yang diikuti oleh 27 peserta terpilih pada Sabtu malam hingga Minggu (15/2). Makrab menjadi ruang eksklusif untuk mempererat hubungan emosional antar pengurus forum dan membangun rasa kebersamaan yang lebih kuat.

Salah satu sesi utama Makrab adalah Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin oleh Niko Ardiyansyah. Dalam sesi ini, peserta berdiskusi secara mendalam mengenai tantangan organisasi, strategi penguatan forum, serta arah pengembangan kepemimpinan ke depan. Diskusi berlangsung dinamis, terbuka, dan penuh semangat, menghasilkan berbagai gagasan konstruktif yang memperkuat visi bersama.

Selain FGD, kegiatan Makrab juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman, refleksi kepemimpinan, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Interaksi yang terbangun tidak hanya mempererat hubungan antar individu, tetapi juga memperkuat ikatan antar Forum KIPK sebagai satu kesatuan.

Secara keseluruhan, PDC CONNECT 2026 menjadi lebih dari sekadar kegiatan studi banding. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan solidaritas, peningkatan kapasitas kepemimpinan, serta komitmen bersama untuk membangun Forum KIPK yang lebih solid, adaptif, dan berdampak.

Melalui kegiatan ini, PDKN Semarang Raya menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan semangat kolaborasi untuk membawa perubahan positif di masa depan.