Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa
Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa
Lagi, Pendopo Pati Jadi Ruang Belajar Siswa
PATI – Forum Wartawan Pati (FWP) menggelar silaturahmi dengan Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di ruang Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati Sugiyono beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua terpilih FWP periode 2026–2029, Ari Saptono, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Pati terus mendukung keberadaan FWP yang telah berdiri sejak 2018.
"Tujuan kami ingin difasilitasi oleh Pak Plt Bupati untuk pelantikan forum. Mari kita kuatkan sinergi yang selama ini sudah terbangun antara pemerintah dengan FWP," ujar Ari Saptono yang juga Pimpinan Redaksi Mondes.
Menanggapi hal tersebut, Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi terhadap peran FWP yang selama ini telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah terbangun.
"Semua demi Kabupaten Pati. Media memiliki peran penting dalam menginformasikan kegiatan pemerintah kepada masyarakat, dan kami juga membutuhkan dukungan teman-teman media untuk mempublikasikan program yang kami jalankan," ujar Chandra.
Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati juga menawarkan agenda diskusi santai atau ngobrol bareng bersama FWP guna membahas berbagai isu strategis di Kabupaten Pati.
Chandra turut memaparkan sejumlah rencana kerja pemerintah daerah ke depan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan potensi wisata, hingga penguatan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan.
Ia juga mengajak insan pers yang tergabung dalam FWP untuk ikut mengawal berbagai program pemerintah pusat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.
"Pati memiliki potensi yang luar biasa, terutama di sektor pariwisata dan budaya. Ada banyak atraksi budaya seperti sedekah bumi yang menjadi ciri khas daerah kita," tambahnya.
Terkait keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Chandra menyebut kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada tahun 2026 masih terbatas pada tiga kali pertemuan. Namun, ia berharap jumlah tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya.
"Insyaallah tahun depan kalau infrastruktur sudah berjalan baik, pertemuan tidak hanya tiga kali, mungkin bisa enam kali. Kami membutuhkan dukungan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah," tandasnya.
Perkuat Pemahaman Kebijakan Keimigrasian, Imigrasi Pati Sosialisasikan Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa
Jepara - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati menggelar sosialisasi program Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa pada Selasa (10/3/2026) di Hotel D'Season Jepara. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta para pemangku kepentingan mengenai kebijakan keimigrasian terbaru yang berkaitan dengan investasi dan mobilitas global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Jawa Tengah, perwakilan perusahaan di wilayah Pati dan Jepara, serta komunitas perkawinan campuran Jawa Tengah. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama sekaligus mendorong sinergi dalam implementasi kebijakan keimigrasian yang adaptif terhadap perkembangan global.
Dalam sosialisasi tersebut, Ika Rahmawati dan Agus Tri Harto Hari Sadino hadir sebagai narasumber yang memaparkan materi mengenai program Global Citizen of Indonesia serta kebijakan Golden Visa. Keduanya menjelaskan berbagai aspek penting terkait tujuan, manfaat, mekanisme, hingga persyaratan pengajuan program tersebut.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi tersebut, peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait dinamika keimigrasian, khususnya yang berkaitan dengan investasi, mobilitas global, serta perkawinan campuran.
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai kebijakan keimigrasian yang terus berkembang. Program Global Citizen of Indonesia dan Golden Visa diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan investasi dan kerja sama internasional di Indonesia.
Kegiatan kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran Imigrasi dan para peserta yang hadir.