Senin, Mei 11, 2026

Sawah Rusak dan Tambak Gagal Panen, Warga Bulumanis Lor Pati Lawan Limbah Industri Lewat Kampanye Digital

692801579_1447406980736950_1958194161334500278_n.jpg

Sawah Rusak dan Tambak Gagal Panen, Warga Bulumanis Lor Pati Lawan Limbah Industri Lewat Kampanye Digital

Jeritan warga Desa Bulumanis, Kecamatan Margoyoso, Pati, terkait pencemaran limbah industri kian memuncak. Setelah berpuluh-puluh tahun hidup berdampingan dengan bau menyengat dan kerusakan ekosistem, warga yang dimotori oleh elemen Karang Taruna kini menempuh jalur kreatif sekaligus hukum untuk menuntut keadilan lingkungan.

Khalid, perwakilan warga sekaligus tokoh pemuda Karang Taruna Desa Bulumanis, mengungkapkan bahwa kondisi lingkungan mereka sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan akibat limbah cair dari pabrik tepung tapioka dan pengolahan udang.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ธ ๐—Ÿ๐˜‚๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ต ๐—”๐—ธ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐—ญ๐—ฎ๐˜ ๐—ž๐—ถ๐—บ๐—ถ๐—ฎ
Pencemaran ini tidak hanya berdampak pada polusi udara berupa bau busuk yang menyengat, tetapi telah merusak sendi ekonomi warga yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian dan perikanan.

"Limbah cairan ini beracun karena mengandung bahan kimia dan kotoran sisa industri seperti kulit ketela. Dampaknya ke sawah sangat buruk; tanah menjadi terlalu panas dan lembek. Akibatnya, petani sawah dan tambak di sini sering gagal panen," keluh Khalid saat ditemui di lokasi, Minggu (10/5/2026).

๐—Ÿ๐—ผ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฒ๐—ป ๐—ฉ๐—ถ๐—ฑ๐—ฒ๐—ผ: ๐—ž๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฒ ๐—Ÿ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐˜€ ๐——๐—ถ๐—ด๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น
Guna menarik perhatian publik dan pemangku kebijakan, warga berinisiatif menggelar Lomba Pembuatan Konten Video bertema bahaya limbah. Langkah ini diambil sebagai bentuk kampanye terbuka untuk menunjukkan kepada dunia betapa parahnya kerusakan alam yang mereka alami.

๐—ฃ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ: ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐˜€๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ต ๐˜„๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฑ๐˜‚๐—น๐—ถ ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป
Mekanisme Penilaian: Ditentukan melalui dukungan atau like terbanyak di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram.


"Kami ingin melalui konten-konten ini, orang banyak bisa melihat kerugian kami dari tahun ke tahun. Ini adalah langkah awal sebelum kami membawa persoalan ini ke ranah hukum," tegas Khalid.

๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐˜ ๐—ฆ๐—ผ๐—น๐˜‚๐˜€๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—Ÿ๐—ถ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ต ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—•๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ
Warga menegaskan bahwa mereka tidak berniat menghalangi operasional industri atau menutup aliran air, melainkan menuntut tanggung jawab perusahaan dalam mengelola limbah sebelum dibuang ke alam.

"Harapan kami, baik pemerintah maupun dinas terkait segera menangani masalah ini. Pengelolaan limbah harus diperbaiki agar air yang masuk ke sungai dan lahan kami tidak lagi beracun dan bisa diterima oleh alam," pungkasnya.

#fyp #virals #jangkauanluas #jateng #pati

SHARE THIS

Author:

0 komentar: