Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juli 04, 2017

Nekat Lawan Arus, Bus Ini Dihadang Polisi

Nekat Lawan Arus, Bus Ini Dihadang Polisi

MuriaPos.Com - Nasional, Padatnya lalu lintas saat libur lebaran membuat sebagian orang tidak sabaran dan tidak tertib berlalu-lintas serta sering kali melanggar peraturan lalu lintas, seperti memotong jalur seenaknya atau melawan arus.

Seperti yang terjadi di Mojokerto, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Dilansir dari akun Facebook milik Ery Setiawan, seorang petugas polisi yang tengah mengatur lalu lintas dibuat repot dengan ulah sopir bus yang kerap mengambil jalur berlawanan.

Nampak bus tersebut bernomor polisi K 1478 BM Subur Agung. Dalam foto yang diunggah, tampak petugas polisi yang tengah mengendarai sepeda motor jenis trail mengadang sebuah bus besar berwarna hijau. Sopir bus rupanya nekat melawan arus, agar bisa tiba di lokasi tujuan dengan cepat.

Dengan hanya bermodalkan motor, petugas polisi itu sengaja menghalangi jalur bus. Bahkan, ia tak segan memaksa sopir bus untuk mundur, agar kendaraan yang ada di belakang motor bisa meneruskan perjalanan.

Hal itu mereka lakukan demi bisa tiba di tempat tujuan dalam waktu yang cepat, tanpa memikirkan dampaknya bagi pengguna jalan lain.

Petugas polisi yang berjaga kerap direpotkan dengan ulah pengendara-pengendara nakal tersebut, tak jarang polisi harus mengambil langkah tegas, demi menjaga kelancaran lalu lintas.

Tindakan ini dianggap oleh banyak masyarakat sebagai aksi yang berani, mengingat bisa saja polisi tersebut terjatuh akibat tertabrak bus yang ukurannya jauh lebih besar. (tt)

Minggu, April 02, 2017

Minibus Rombongan Wisatawan Kudus Terguling di Gunungkidul, Empat Orang Meninggal Dunia

Minibus Rombongan Wisatawan Kudus Terguling di Gunungkidul, Empat Orang Meninggal Dunia

Minibus Rombongan Wisatawan Kudus Terguling di Gunungkidul, Empat Orang Meninggal Dunia
Minibus Rombongan Wisatawan Kudus Terguling di Gunungkidul, Empat Orang Meninggal Dunia
Muriapos.com - Lakalantas, Kecelakaan tunggal menimpa rombongan wisatawan dari Dusun Gerung, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kendaraan Izuzu ELF Nomor Polisi D 7124 AN yang dikemudikan Kis ini terguling di Jalan raya Semanu – Bedoyo dusun Asemlulang, Sidorejo, Ponjong, Gunungkidul, Minggu (2/4/2017) pagi.

Rencananya rombongan wisatawan tersebut hendak berlibur ke Pantai Indrayanti, Di tempat kejadian (Dusun Asemlulang) kondisi jalan menurun dan berkabut tebal, mobil yang dikemudikan Kis menikung dan menabrak pohon, mengakibatkan oleng dan terbalik.

Akibat kecelakaan ini empat orang meninggal dunia, sementara 17 orang lainnya luka berat dan kini di rawat di RSUD Wonosari dan RS Pelita Husada Gunungwungkal. (td)

Minggu, Maret 26, 2017

1213 Penari Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1213

1213 Penari Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1213

1213 Penari Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1213
1213 Penari Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1213
Muriapos.com - Nasional, Sebanyak 1.213 penari turut memeriahkan hari jadi Kabupaten Kediri yang ke 1.213.

Bupati Kediri, Hj.Haryanti Sutrisno, Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han), Kapolres Kediri ,AKBP Sumaryono, Kapolresta Kediri, AKBP Anton Haryadi, Kepala Perpustakaan Nasional, Prof.DR.Warijan Joyonegoro, Ketua DPRD Kabupaten Kediri, H.M.Sulkani serta tamu undangan lainnya menjadi saksi perhelatan tahunan tari kolosal pada prosesi Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1213 yang berlangsung di kawasan monumen Simpang Lima Gumul atau depan kantor Dishub Kabupaten Kediri, minggu (26/03/2017)

Tampilan tari Panji Gumelar Sasanti mewarnai prosesi Hari Jadi Kabupaten Kediri yang dibawakan 1213 siswa/siswi se-Kabupaten Kediri, dan diakhir tarian, 2 penari maju ke tenda kehormatan untuk memberikan bunga kepada Bupati Kediri.

Sebelumnya, 1213 penari Greget Jaranan Alit mengawali prosesi Hari Jadi Kabupaten Kediri ini dan disambung paduan suara perangkat desa se-Kabupaten Kediri. 1213 penari Greget Jaranan Alit terdiri dari Peserta tari 3 Korcam, yaitu dari Kecamatan Pare, Grogol dan Kras, tiap-tiap Korcam diwakili 100 siswa/siswi se-Kabupaten Kediri.

Setelah tarian Panji Gumelar Sasanti selesai, dilanjutkan dengan iring-iringan penari yang terdiri dari anak-anak SMA di Kabupaten Kediri. Iring-iringan tersebut menggambarkan tentang Legenda Kleting Kuning, Merah, Hijau, Yuyu Kangkang dan Panji Asmorobangun yang terbagi menjadi beberapa kelompok penari.

Iring-iringan tersebut membawa replika dari Prasasti Harinjing yang merupakan bukti sejarah tentang Hari Jadi Kediri, dan juga dibacakan isi dari Prasasti Harinjing, beserta terjemahannya. Kemudian dilanjutkan dengan Tari Umbul-Umbul Panji Gumilang yang dibawakan oleh 1213 murid Sekolah Dasar se-Kabupaten Kediri. Tari Umbul-Umbul Panji Gumilang ini merupakan tari kolosal yang jumlah penarinya sama dengan Hari Jadi Kabupaten Kediri, yaitu 1213. (mp)