Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Desember 16, 2017

Wow... Begini Meriahnya Blora Batik Carnival

Wow... Begini Meriahnya Blora Batik Carnival

MuriaPos.Com - Blora, Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan kirab "Blora Batik Carnival 2017" yang digelar di sepanjang jalan Pemuda Kota Blora Kota. Acara Fashion Show Blora Batik Carnival tersebut mulai start pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sabtu (16/12/17).

Kirab BBC pada tahun ini megambil tema "Wis Wayahe Kuncara" yaitu mencoba menggali kembali bentuk kejayaan tradisi budaya Jawa yang berupa karya seni berasal dari nenek moyang di Tanah Jawa tersebut dengan kreativitas seni di era modern saat ini.

BBC kali ini, mampu menarik perhatian masyarakat untuk menyaksikan berbagai macam desain Batik Blora, dan perpaduan berbagai asesories, pernak-pernik yang disulap, dan ditata menjadi busana menawan.

Pesertanya BBC lebih dari 50 tim (melibatkan 1.000 orang lebih), terbagi dalam tiga kelompok, masing-masing SMP, SMA/SMK, dan umum, dengan lokasi panggung kerhormatan di depan kantor Setda. Star dari alun-alun dan finis di perempatan Grojogan. 

Acara yang digelar dalam rangka hari jadi Kabupaten Blora ke-268 itu, tampak makin hidup, setelah Bupati, Wabup, pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda Blora dan pejabat lain memberikan suport dengan dari panggung kehormatan.

Terlihat antusias masyarakat pengunjung di sepanjang jalan pemuda yang dilintasi menambah riuh suasana. Bahkan, pada kirab BBC juga diikuti dari kalangan pelajar dan para perias make up Blora yang ingin menarik perhatian dan apresiasi pengunjung dengan memperlihatkan karya seni batik maupun make up hasil karyanya.

Kegiatan pagelaran seni tersebut tak luput dari pengawalan dan pengamanan jajaran Kepolisian Polres Blora. Sebanyak 50 personil Polres Blora dan Dinas Perhubungan Kab. Blora yang dilibatkan menempati plotingan masing-masing dengan menutup serta mengalihkan arus lalu lintas yang menuju arah jalan pemuda Blora.

Hal itu dilakukan Kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan arus bagi pengguna jalan, baik yang ingin menayaksikan pagelaran kirab Blora Batik Carnival maupun masyarakat yang beraktivitas seperti biasanya. Pegelaran kirab batik Blora berjalan lancar, aman dan kondusif.

"Kami dari jajaran Kepolisian Polres Blora mengapresiasi dengan digelarnya BBC tahun ini, tentunya akan memberikan hiburan bagi masyarakat dan mampu menyedot wisatawan dari berbagai daerah untuk datang ke Blora," kata Kompol Zuwono. (Humas Polres Blora) 
Tak Main - main, Tim Saberpungli Rembang Selidiki Perangkat Desa Yang Terlibat Pungli

Tak Main - main, Tim Saberpungli Rembang Selidiki Perangkat Desa Yang Terlibat Pungli

MuriaPos.Com - Rembang, Satuan Bersih Pungutan Liar (Saberpungli) bakal blusukan ke desa-desa untuk menyelidiki dugaan praktik pungutan liar yang dilakukan dalam momentum seleksi perangkat desa yang telah dilaksanakan belum lama ini.

Ketua Saberpungli Rembang, Kompol Pranandya Subiyakto, SH, M Hum mengaku meskipun hingga saat ini pihaknya tidak menerima laporan secara resmi soal pungli yang terjadi dalam seleksi perangkat Desa, namun pihaknya telah mendapatkan banyak informasi dari masyarakat yang mengeluh melalui media social (14/12).

Memang benar Saberpungli belum menerima aduan dari masyarakat terkait dengan hal tersebut. Namun demikian kami tidak akan tinggal diam," paparnya.

Beberapa informasi diakui Pranandya telah dikantonginya. Nantinya bakal ada tim yang ikut memantau dan blusukan ke desa-desa yang kemarin sempat menyelenggarakan seleksi perangkat Desa.

Kami tetap melakulan upaya penyelidikan dengan adanya info yang kami kantongi. Apabila ada indikasi dan terbukti ada pungli akan kami proses," tuturnya.

Adapun proses seleksi perangkat desa yang diselenggarakan di 232 Desa se Kabupaten Rembang. Dalam seleksi tersebut hanya terdapat 562 lowongan yang kosong, namun pendaftar mencapai 3.343 orang.

Usai seleksi dilaksanakan, banyak para peserta seleksi maupun warga yang mengeluhkan netralitas pihak Pemerintah Desanya masing-masing dalam menjaring perangkat baru. Padahal, dalam seleksi tersebut mayoritas desa menggandeng pihak ketiga untuk meminimalisir konflik.

"Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat berkenan untuk memberi informasi kepada Tim Saberpungli. Syukur-syukur kalau ada datanya sekalian, sehingga kami bisa langsung tindak lanjuti," pungkas Kompol Pranandya.
(Humas Polres Rembang)
Jelang Natal, Polres dan Disperindag Kudus Sidak Harga Sembako

Jelang Natal, Polres dan Disperindag Kudus Sidak Harga Sembako

MuriaPos.Com - Kudus, Kepolisian Resor Kudus bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap harga sembako jelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2018 di Pasar Bitingan, Jumat (15/12/2017).

Dalam pengecekan tersebut, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Kurniawan Daeli Sik, SH bersama Kepala Dinas perdagangan Kabupaten Kudus Drs.Sudiharti mengecek beberapa harga sembako seperti beras, daging, bawang merah dan putih, serta cabai. 

Dari keterangan salah satu pedagang beras di Pasar Bitingan mengungkapkan, naiknya harga beras dimulai dua pekan lalu. Untuk jenis Beras Wanviy,  harga awal Rp 10.300 naik menjadi Rp 10.800. Sedang harga Beras SSA, dari Rp 9.800 menjadi Rp 10.500.


Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti mengatakan, kenaikan beras masih dianggap wajar. Namun, pihaknya mendorong agar kenaikannya tidak terlampau tinggi, sehingga masyarakat tidak resah.

"Pedagang mengambil keuntungan sekitar Rp 400 hingga Rp 500 per kilogram. Nominal tersebut merupakan nominal minimal yang diambil untuk mendapatkan untung," jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Kurniawan Daeli Sik,SH saat melakukan sidak mengungkapkan kita bersama dinas perdagangan akan terus melakukan pengecekan harga dipasar untuk deteksi dan mencegah adanya penimbunan bahan pangan yang dilakukan spekulan-spekulan menjelang Natal dan Tahun Baru.


"Dari awal mendeteksi agar harga stabil, sehingga tak terjadi lonjakan signifikan. Selama Desember terus kami pantau. Hasil evaluasi akan disampaikan pada koordinator Pemda dan Polda (Jateng) untuk kebijakan lebih lanjut," ujarnya.

Ditambahkan Kasat Reskrim bila ditemukan spekulan yang menimbun barang dengan tujuan mencari keuntungan, Satgas Mafia Pangan tak segan-segan untuk melakukan tindakan.

"Kami akan tindak tegas bila ditemukan pelanggaran dan penimbunan barang untuk cari keuntungan," tandasnya. (Humas Kudus)

Senin, Desember 11, 2017

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara
Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara
MuriaPos.Com - Jepara, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jepara, AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK memberikan penghargaan kepada Polisi Lalu Lintas Bripka Anton Catur Wibowo, SH yang menjadi korban pemukulan saat melaksanakan tugas pengamanan Car Free Day hari Minggu (10/12/2017) kemarin.

"Hari ini kami berikan penghargaan atas kesabaran dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya. Kalau anggota saya respon dengan emosi akan beda persoalannya," ungkap Kasat Lantas.

"Dalam apel pagi tadi Kasat Lantas memberikan penghargaan dan berpesan kepada rekan rekan yg lain bahwa polisi dalam menjalankan tugas harus penuh tulus dan ikhlas. Sabar menurutnya adalah kunci utama. Menjalankan kebaikan tentu akan memetik pahala" Tambahnya. (Humas Polres Jepara)

Sabtu, Desember 09, 2017

Enam Belas Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Sejumlah Hotel di Kudus

Enam Belas Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Sejumlah Hotel di Kudus

Enam Belas Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Sejumlah Hotel di Kudus
Enam Belas Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Sejumlah Hotel di Kudus
MuriaPos.Com - Kudus,  Enam belas pasangan bukan suami istri terjaring razia Cipta Kondisi yang digalar gabungan Polres Kudus dan Sat Pol PP Kudus, kamis (7/12) . Pasangan ini diamankan dari 2 (dua) hotel kelas melati yang ada di Kota Kudus.

Kabag Ops Polres Kudus Kompol Tugiyanto, SH melalui Kasat Shabara AKP Sutopo, SH mengatakan Operasi Cipta Kondisi menyasar ke sejumlah Hotel untuk menciptakan situasi kondusif menjelang Natal dan Tahun baru.

"Dalam operasi gabungan ini kita mengamankan 16 (enam belas) pasangan bukan mukhrim, 10 (sepuluh) pasangan dari hotel ST dan 6 (enam) pasangan dari hotel CH dengan usia termuda 18 tahun, tertua 60 tahun dan berasal dari kota Kudus, Jepara, Demak dan Pati ", terang Sutopo.

"Banyak alasan yang mereka kemukakan agar tidak kami bawa,ada alasan capek sedang istirahat saja sampai alasan pasangannya adalah anaknya, akan tetapi semuanya tetap kami bawa ke kantor Sat Pol PP untuk didata" terangnya. (dd)