Tampilkan postingan dengan label jepara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jepara. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 11, 2017

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara

Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara
Polisi Sabar Itu, Terima Penghargaan dari Kasat Lantas Polres Jepara
MuriaPos.Com - Jepara, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jepara, AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK memberikan penghargaan kepada Polisi Lalu Lintas Bripka Anton Catur Wibowo, SH yang menjadi korban pemukulan saat melaksanakan tugas pengamanan Car Free Day hari Minggu (10/12/2017) kemarin.

"Hari ini kami berikan penghargaan atas kesabaran dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya. Kalau anggota saya respon dengan emosi akan beda persoalannya," ungkap Kasat Lantas.

"Dalam apel pagi tadi Kasat Lantas memberikan penghargaan dan berpesan kepada rekan rekan yg lain bahwa polisi dalam menjalankan tugas harus penuh tulus dan ikhlas. Sabar menurutnya adalah kunci utama. Menjalankan kebaikan tentu akan memetik pahala" Tambahnya. (Humas Polres Jepara)

Senin, Oktober 09, 2017

Patut Diapresiasi, Warga Welahan Jepara Patungan Bangun Mapolsek

Patut Diapresiasi, Warga Welahan Jepara Patungan Bangun Mapolsek

Patut Diapresiasi, Warga Welahan Jepara Patungan Bangun Mapolsek
dok Humas Polres Jepara
Muriapos.com - Jepara, Patut diapresiasi, kepedulian warga masyarakat di Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara terhadap aparat kepolisian. Bukti nyata kepedulian itu diwujudkan dengan membangun secara swadaya Mapolsek Welahan.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono berkesempatan melakukan peletakan batu pertama, Rabu (4/10/2017).

Dia mengatakan, gotong royong berupa sumbangan yang dilakukan masyarakat sangat membantu peran Polri.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap masyarakat Welahan yang melihat markas Polsek Welahan yang memprihatinkan kemudian mau menghibahkan (dana) untuk bangunan,” tutur Kapolda.

“Matursembah nuwun kepada warga atas keikhlasan dan bantuan yang diberikan kepada kami, sehingga dapat membangun Mapolsek Welahan,” imbuh Jenderal berbintang dua itu.

Sementara itu, Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho dalam sambutannya mengungkapkan, bangunan Mapolsek yang baru nanti akan terdiri dari dua lantai yang merupakan hibah dari masyarakat Kecamatan Welahan. Pembangunan kantor ini ditargetkan akan rampung 6 bulan ke depan. “Saat pertama kali datang kesini, daya melihat bangunan Polsek yang sangat memprihatinkan dan tidak layak. Waktu itu saya berdoa semoga bangunan Polsek bisa dibangun dan alhamdulillah hari ini bisa terwujud,”

Selain dihadiri langsung oleh Kapolda, dalam kesempatan itu, juga di hadiri beberapa pejabat utama di lingkungan Polda Jateng sebut saja Kabid Humas dan Direktur Intelkam, sejumlah Kapolres wilayah sekitar, Forkopinda Jepara diantaranya Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Kapolres Jepara, Dandim 0719 Jepara, hingga tokoh masyarakat di Kecamatan Welahan. Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan prasasti pembangunan Mapolsek Kalinyamatan yang beberapa waktu lalu sudah ditempati.

Kapolda sendiri datang ke Welahan menggunakan Helikopter milik Polda Jateng. Setelah mendarat di lapangan Desa Gedangan, rombongan menyempatkan diri untuk mengunjungi klenteng Hian Thian Shiang Tee yang berada tak jauh dari Mapolsek. (dok Humas Res Jepara)

Senin, September 18, 2017

Polda Jateng Bekuk Pembuat dan Penjual Obat Kuat

Polda Jateng Bekuk Pembuat dan Penjual Obat Kuat

dok Polda Jateng
MuriaPos.Com - Jepara, Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap pelaku sindikat pengedar dan pemproduksi obat ilegal di Jepara. Ada ratusan merek obat yang diamankan polisi, termasuk obat kuat, pelangsing dan perangsang yang siap diedarkan.

Selain itu, aparat juga mengamankan bahan dasar obat ilegal berupa serbuk kopi, serbuk purwoceng, dan silicon padat.

Kasubdit I Industri, Perdagangan, dan Investasi, (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, pengungkapan peredaran obat ilegal berawal adanya informasi masyarakat mengenai peredaran obat tanpa izin edar yang diatur di dalam Permenkes.


"Kami sampling dulu dengan membeli produknya melalui online. Kami juga sudah mapping dimana lokasi obat itu diproduksi. Kami tidak bisa langsung tangkap kalau tidak ada barang buktinya," kata AKBP Egy Andrian, saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Senin (18/9/2017).

Dikatakannya, obat-obatan tersebut diproduksi di rumah MN (38) di dukuh Krajan RT 1/ RW 1 Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Dia kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka ditangkap petugas saat akan mengirimkan pesanan ke Kantor pos di Kabupaten Jepara pada Kamis (14/9/2017).

(dok. tribratanewspoldajateng)

Senin, September 04, 2017

Menteri ESDM Ignasius Jonan, Hadiri Groundbreaking PLTU Jepara

Menteri ESDM Ignasius Jonan, Hadiri Groundbreaking PLTU Jepara

Menteri ESDM Ignasius Jonan, Hadiri Groundbreaking PLTU Jepara
dok Humas Jateng
Muriapos.com - Jepara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Johan meresmikan awal pembangunan (groundbreaking) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2 x 1000 MW di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kamis (31/8). PLTU yang dibangun di atas lahan seluas 77,4 hektare tersebut merupakan bagian dari program pembangkit listrik 35 ribu MW dengan skema independent power producer (IPP).

Menteri Ignasius Jonan menjelaskan, pembangunan PLTU itu diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan daya listrik sistem interkoneksi Jawa-Bali dan terhubung ke saluran transmisi 500 kV Tanjung Jati-Tx Ungaran. Untuk pembangunan PLTU Jawa IV akan menerapkan teknologi terkini bernama ultra super critical (USC). Teknologi tersebut bekerja pada tekanan dan suhu di atas titik kritis air. Sehingga PLTU ini diklaim lebih efisien delapan hingga sepuluh persen dibanding pembangkit listrik batu bara.

Mantan Menteri Perhubungan itu juga meminta konsorsium PT Bhumi Jati Power yang mengelola PLTU Jawa IV, yaitu Sumitomo Corporation, PT United Tractors Tbk, dan The Kansai Electric Power Co Inc memperhatikan penuh dampak lingkungannya.

“Terkait lingkungan hidup, PT Astra sebagai induk dari PT United Tractors Tbk, Sumitomo Corporation, dan Kansa Electric Power semestinya memperhatikan dampak lingkungan secara sungguh-sungguh. Jadi tidak ada dampak pencemaran  lingkungan dan sebagainya,” tegas Jonan.

Pihaknya  berupaya menjamin agar tarif listrik nantinya dapat benar-benar dijangkau oleh masyarakat.

“Untuk tarif kontraknya 5,3 set per Kwh. Bapak Presiden selalu meminta setiap pendirian IPP harus juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Tugas saya secara konstitusi adalah menjaga agar tarifnya terjangkau. Kalau PLN yang jualan, saya yang jaga tarifnya,” bebernya.

Pihaknya berharap, perluasan PLTU Jawa IV dapat melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Termasuk tenaga kerja lokal yang dapat diserap untuk mempercepat perluasan PLTU tersebut.

“Seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, setiap pembangunan di mana pun itu diharapkan bisa melibatkan local community, melibatkan sumber daya yang ada di daerah masing-masing. Karena ini pembangunan fisiknya besar, local employment-nya bisa ditingkatkan supaya ada partisipasi dan ada multiplier efect di daerah masing-masing".

Harapan menteri ESDM diamini Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP yang hadir mewakili Gubernur H Ganjar Pranowo SH MIP. Pemprov Jateng berharap, perluasan PLTU Jawa IV dapat benar-benar dirasakan manfaatnya bagi warga di sekitarnya.

“Kami berharap agar pada saat pembangunan proyek ini bisa merekrut banyak tenaga kerja lokal. Termasuk tenaga-tenaga yang nanti akan mengoperasikan PLTU ini agar diprioritaskan bagi masyarakat Jepara dan sekitarnya. Tentu dengan tetap memperhatikan tingkat kompetensi, kemampuan dan keahlian masing-masing,” harapnya.

Minggu, Agustus 27, 2017

Ganjar Pranowo Minta Artis PAMMI Buat Lagu Dangdut Anak

Ganjar Pranowo Minta Artis PAMMI Buat Lagu Dangdut Anak

Ganjar Pranowo Minta Artis PAMMI Buat Lagu Dangdut Anak
Ganjar Pranowo Minta Artis PAMMI Buat Lagu Dangdut Anak. / dok Humas Jateng
Muriapos.com - Jepara, Relita yang terjadi di lingkungan kita, banyak anak yang menyayikan syair lagu orang-orang dewasa, khususnya lagu dangdut, adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Hal ini ternyata menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Saat memberi sambutan dalam acara Pelantikan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) DPC Jepara di Lapangan Mrican, Minggu (26/8), Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menceritakan, banyak orang marah ketika stafnya meng-upload videonya di facebook yang tengah mendengarkan anak-anak menyanyi “Bojo Galak” di kampung Wologito Semarang.

“(Video) Di-upload (staf) ke facebook saya. Dikomentari banyak orang. Lalu semua orang marah-marah sama saya. Saya sampaikan jangan marah, itu karya seni. Tapi sisi yang lain, itu tidak pantas untuk anak. Jangan marah karena itu fakta, itu realita, anak-anak semua bisa nyanyi choir Bojo Galak,” ungkapnya, dalam rilis resmi di laman jatengprov.go.id.

Ganjar mengaku sebenarnya merasa terenyuh, sedih dan bercampur senang karena anak-anak bisa bernyanyi dengan nada yang baik dan lirik yang jelas. Tapi dia yakin, anak-anak itu tidak mengerti arti lirik yang dinyanyikannya.

“Sekarang PR besar kita adalah membangun moralitas. Kayak-kayaknya kawan-kawan sangat bisa berperan besar untuk bikin lagu dangdut anak-anak,” ajaknya.

Ganjar kemudian meminta organisasi PAMMI untuk bisa menciptakan lagu anak-anak yang meledaknya bisa seperti Bojo Galak. Sehingga mereka akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.

“Sekarang tugas kita bagaimana memberikan lagu pada anak-anak sesuai kesenangannya, pada usianya, dengan warna yang tetap dangdut. Tetap melayu dan mereka bisa kita perhatikan bersama-sama,” tuturnya

Ajakan Ganjar tersebut juga terkait dengan akan dijadikannya Provinsi Jawa Tengah sebagai pilot project provinsi Layak Anak oleh Unicef, Bappenas dan Kementerian PPA.

“Ketika layak anak, PAMMI sangat bisa mengambil peran seni pada anak-anak. Saya berharap betul, titip buat pencipta lagu, buatkan lagu dangdut anak-anak. kalau perlu kita festivalkan. Sing nganakke aku wis. Nah penyanyi-penyanyi senior tugasnya membimbing anak menyanyikan lagu yang bahasanya anak-anak, yang lucu, memberi semangat, nasionalisme, patriotisme, budi pekerti,” tutupnya. (JTG)